<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:series="https://publishpress.com/"
	>

<channel>
	<title>INFRASTRUKTUR Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<atom:link href="https://warisanbudayanusantara.com/category/infrastruktur/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/infrastruktur/</link>
	<description>Tajam dalam Fakta</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 00:52:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://warisanbudayanusantara.com/wp-content/uploads/2022/12/cropped-cropped-LOGO-WBN-32x32.png</url>
	<title>INFRASTRUKTUR Archives - Warisan Budaya Nusantara.com</title>
	<link>https://warisanbudayanusantara.com/category/infrastruktur/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>NTT : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Pembangunan Jalan Hotmix Masuk Teni-Lopijo Ngada</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=83276</guid>

					<description><![CDATA[<p>NGADA, WBN — Bagi warga Desa Heawea di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, arti kemerdekaan baru benar-benar terasa nyata pada akhir Oktober ini. Selama 81 tahun Indonesia merdeka, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Manggarai Timur ini belum pernah sekalipun mencicipi mulusnya jalan beraspal. “Sejak Indonesia merdeka, mungkin baru kali ini kami bisa ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/">NTT : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Pembangunan Jalan Hotmix Masuk Teni-Lopijo Ngada</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGADA, WBN —</strong> Bagi warga Desa Heawea di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, arti kemerdekaan baru benar-benar terasa nyata pada akhir Oktober ini. Selama 81 tahun Indonesia merdeka, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Manggarai Timur ini belum pernah sekalipun mencicipi mulusnya jalan beraspal.</p>
<p>“Sejak Indonesia merdeka, mungkin baru kali ini kami bisa merasakan jalan beraspal seperti masyarakat di tempat lain,” ujar Kepala Desa Heawea, Fransiskus Day (41), Selasa (27/10/2026).</p>
<p>Siang itu, sekitar pukul 14.00 WITA, suasana di Kampung Teni dan Lopijo, dua kampung utama di Heawea tampak tidak biasa. Ratusan warga, mulai dari para tetua adat, pemuda, hingga anak-anak berkumpul dengan antusias. Mereka menanti kedatangan Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu yang datang untuk meresmikan dimulainya pembangunan jalan hotmix melalui ritual adat Ri’a Ulu Ngana.</p>
<p>Bagi warga setempat, kehadiran sejumlah alat berat seperti eksavator dan buldoser di depan pemukiman mereka adalah pemandangan yang mengharukan. Pasalnya, selama puluhan tahun, janji pembangunan dari masa ke masa selalu kandas akibat ekstremnya topografi wilayah.</p>
<p>Secara geografis, Desa Heawea berada di bagian barat Kabupaten Ngada. Akses utama menuju desa ini sangat menantang; harus membelah bukit, melewati lembah curam, serta menyeberangi aliran sungai tanpa jembatan.</p>
<p>Ironisnya, meski jaraknya relatif dekat dari Ibu Kota Kabupaten di Bajawa, jalur transportasi justru lebih mudah diakses memutar melalui Kecamatan Bajawa Utara. Jalur memutar ini memakan waktu hingga dua jam perjalanan, termasuk melewati sisa tiga kilometer jalan tanah yang belum pernah tersentuh aspal sejak pertama kali dibuka pada tahun 2011. Saat musim hujan tiba, Heawea seketika menjelma menjadi desa yang sepenuhnya terisolasi.</p>
<p>Kehadiran proyek jalan hotmix sepanjang 2,8 kilometer dari arah Woewali (Bajawa Utara) menuju Kampung Lopijo ini sebenarnya lahir dari sebuah situasi darurat. Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, mengungkapkan bahwa momentum pembangunan ini dipicu oleh evaluasi pascabencana gempa bumi Flores yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus lalu.</p>
<p>Saat bencana terjadi, pemerintah daerah kesulitan menyalurkan bantuan dan material pemulihan karena buruknya akses jalan. Biaya logistik dan angkut bahan bangunan berisiko membengkak jauh lebih besar ketimbang biaya konstruksi bangunan itu sendiri.</p>
<p>Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya mencari formulasi anggaran yang tepat melalui dana Bantuan Presiden (Banpres) penanganan bencana senilai Rp 5,3 miliar.</p>
<p>“Kami berdiskusi dengan BNPB. Kita betul-betul mau memperbaiki rumah warga yang runtuh akibat gempa, tetapi bagaimana bisa mengangkut material kalau jalannya buruk? Akhirnya disepakati bahwa pemulihan pascabencana harus memiliki dampak keberlanjutan bagi pembangunan daerah, salah satunya membuka isolasi jalan ini,” kata Wakil Bupati Bernadinus.</p>
<p>Bagi generasi tua di Heawea, realisasi jalan ini adalah jawaban dari doa yang dipanjatkan sekian lama. Kosmas Mite (72), salah satu sesepuh Kampung Lopijo, mengenang bagaimana selama hidupnya warga harus bertaruh nyawa menggunakan truk, sepeda motor modifikasi, atau berjalan kaki menyusuri jalan terjal hanya untuk menjual hasil bumi dan membeli sembako.</p>
<p>“Saya mungkin sudah tua, tetapi jalan ini sangat penting untuk generasi selanjutnya. Sudah dari dulu kami mendambakan ini, dan baru sekarang di masa tua saya hal ini menjadi nyata,” tutur Kosmas.</p>
<p>Sore itu, di atas bukit Heawea yang dikelilingi hutan belantara, kehangatan komunal begitu terasa. Di sela-sela obrolan santai yang ditemani sebotol moke (minuman adat setempat), warga dan perwakilan pemerintah larut dalam diskusi tanpa sekat. Harapan yang sempat redup selama berpuluh-puluh tahun kini mulai tumbuh di atas hamparan aspal yang bersiap menghubungkan Heawea dengan dunia luar.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F10%2F29%2Fntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=NTT%20%3A%2081%20Tahun%20Indonesia%20Merdeka%2C%20Pembangunan%20Jalan%20Hotmix%20Masuk%20Teni-Lopijo%20Ngada%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F10%2F29%2Fntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=NTT%20%3A%2081%20Tahun%20Indonesia%20Merdeka%2C%20Pembangunan%20Jalan%20Hotmix%20Masuk%20Teni-Lopijo%20Ngada&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F10%2F29%2Fntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F10%2F29%2Fntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/', 'NTT%20%3A%2081%20Tahun%20Indonesia%20Merdeka%2C%20Pembangunan%20Jalan%20Hotmix%20Masuk%20Teni-Lopijo%20Ngada', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/">NTT : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Pembangunan Jalan Hotmix Masuk Teni-Lopijo Ngada</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/10/29/ntt-81-tahun-indonesia-merdeka-pembangunan-jalan-hotmix-masuk-teni-lopijo-ngada/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sentuhan Pokir DPRD Ngada Bosko Ponong Menjawab Kerinduan Akses Petani Benteng Tawa</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 23:52:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[WAKIL RAKYAT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82716</guid>

					<description><![CDATA[<p>NGADA, WBN — Sektor pertanian di wilayah Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, bersiap memasuki babak baru. Isolasi lahan komoditas produktif yang selama bertahun-tahun membebani ongkos produksi petani, kini mulai terurai menyusul dibukanya akses jalan tani baru yang menghubungkan jalur Sobokmbea, Lenggar, hingga Mbazang. Pembukaan jalur sepanjang 3 kilometer di Desa Benteng Tawa 4 ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/">Sentuhan Pokir DPRD Ngada Bosko Ponong Menjawab Kerinduan Akses Petani Benteng Tawa</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGADA, WBN —</strong> Sektor pertanian di wilayah Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, bersiap memasuki babak baru. Isolasi lahan komoditas produktif yang selama bertahun-tahun membebani ongkos produksi petani, kini mulai terurai menyusul dibukanya akses jalan tani baru yang menghubungkan jalur Sobokmbea, Lenggar, hingga Mbazang.</p>
<p>Pembukaan jalur sepanjang 3 kilometer di Desa Benteng Tawa 4 ini dimulai pada Senin (28/9/2026). Langkah ini diawali dengan prosesi ritual adat setempat di titik nol pengerjaan, sebagai simbol restu leluhur dan penyelarasan alam agar pembangunan infrastruktur berjalan tanpa hambatan.</p>
<p>Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Daerah Pemilihan Ngada 4, Yohanes Don Bosko Ponong, menyatakan bahwa proyek ini merupakan realisasi langsung dari aspirasi masyarakat yang disalurkan melalui Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) legislatif.</p>
<p>&#8220;Jalan tani ini adalah jawaban atas kerinduan panjang masyarakat. Potensi pertanian di sini luar biasa, namun selama ini terkendala akses angkut menuju pasar. Ruas jalan sepanjang 3 kilometer ini diharapkan memotong rantai distribusi yang mahal,&#8221; ujar Bosko, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Amanat Demokrat DPRD Ngada.</p>
<p>Bosko menambahkan, pengerjaan fisik akan berjalan mulus berkat tingginya partisipasi publik. Para pemilik lahan di sepanjang jalur Sobokmbea-Lenggar-Mbazang secara sukarela menyetujui pembukaan jalan tani baru sepanjang 3 km demi kepentingan umum tanpa konflik agraria.</p>
<p><strong>Sentra Komoditas Baru</strong></p>
<p>Kawasan Benteng Tawa selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah subur di Ngada yang menghasilkan berbagai tanaman perkebunan bernilai tinggi, seperti kemiri, cengkeh, pala, porang, hingga vanili. Sayangnya, minimnya infrastruktur membuat hasil bumi terancam rusak sebelum sampai ke pasar kota.</p>
<p>Hubertus Lodo, salah satu tokoh masyarakat Desa Benteng Tawa, mengungkapkan rasa leganya atas dimulainya proyek ini.</p>
<p>Bagi warga, jalan baru ini bukan sekadar jalur lintasan kendaraan, melainkan urat nadi perekonomian.</p>
<p>&#8220;Hasil pertanian kami melimpah, tetapi membawa keluar dari lahan adalah perjuangan berat. Dengan adanya jalan ini, nilai tawar komoditas kami pasti membaik,&#8221; kata Hubertus.</p>
<p>Selain memacu produktivitas sektor agraria, pembukaan jalur baru yang melintasi Sobokmbea, Lenggar, Wirong, Wolofaze, hingga Pigang ini juga dirancang untuk jangka panjang.</p>
<p>Berbagai pihak termasuk pemerintah, wakil rakyat dan warga memproyeksikan kawasan strategis ini sebagai area perluasan permukiman baru yang lebih tertata dan ramah akses di masa depan.</p>
<p>&#8220;Sinergi antara pokok pikiran legislatif, dukungan eksekutif melalui dinas terkait, serta kerelaan masyarakat adat menjadi modal sosial penting bagi Ngada untuk mengejar ketertinggalan infrastruktur pinggiran&#8221;, pungkas Anggota DPRD Ngada, Bosko Ponong kepada wartawan.</p>
<p>Kepada wartawan, warga setempat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak atas jawaban aspirasi mereka, diantaranya Bupati, Wakil Bupati, Lembaga Dewan, Anggota DPRD Wakil Riung raya, Perutusan Yohanes Don Bosko Ponong, Dinas theknis serta pihak rekanan yang mengerjakan proyek jalan baru di wilayah mereka.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F29%2Fsentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Sentuhan%20Pokir%20DPRD%20Ngada%20Bosko%20Ponong%20Menjawab%20Kerinduan%20Akses%20Petani%20Benteng%20Tawa%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F29%2Fsentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Sentuhan%20Pokir%20DPRD%20Ngada%20Bosko%20Ponong%20Menjawab%20Kerinduan%20Akses%20Petani%20Benteng%20Tawa&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F29%2Fsentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F29%2Fsentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/', 'Sentuhan%20Pokir%20DPRD%20Ngada%20Bosko%20Ponong%20Menjawab%20Kerinduan%20Akses%20Petani%20Benteng%20Tawa', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/">Sentuhan Pokir DPRD Ngada Bosko Ponong Menjawab Kerinduan Akses Petani Benteng Tawa</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/29/sentuhan-pokir-dprd-ngada-bosko-ponong-menjawab-kerinduan-akses-petani-benteng-tawa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Polda NTT Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih di Kabupaten Kupang</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2026 00:09:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[POLRI]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82631</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, WBN — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur meresmikan fasilitas sumur bor untuk membantu mengatasi krisis air bersih di RT 010 RW 005 Dusun Tanah Putih, Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Kamis (24/9/2026). Fasilitas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang selama ini sulit diakses oleh warga setempat. Kepolda NTT, Irjen Pol. ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/">Polda NTT Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih di Kabupaten Kupang</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, WBN —</strong> Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur meresmikan fasilitas sumur bor untuk membantu mengatasi krisis air bersih di RT 010 RW 005 Dusun Tanah Putih, Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Kamis (24/9/2026).</p>
<p>Fasilitas ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar air bersih yang selama ini sulit diakses oleh warga setempat.</p>
<p>Kepolda NTT, Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si, menyatakan, pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk membantu mengatasi persoalan esensial di tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk kepedulian nyata dalam memenuhi kebutuhan air bersih yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap fasilitas yang telah dibangun ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,&#8221; ujar Rudi melalui keterangan tertulis, Kamis.</p>
<p>Selain menjaga fasilitas air, Kapolda juga mengajak warga setempat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah tersebut.</p>
<p>Kedatangan Kapolda NTT dan jajaran disambut oleh prosesi adat setempat. Peresmian fasilitas ini ditandai dengan penandatanganan prasasti, pemotongan pita, serta uji coba langsung kualitas air dari sumur bor.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Polda NTT juga menyalurkan bantuan sosial dan berdialog langsung dengan warga serta pelajar di Desa Benu.Marlin Tameon, salah satu perwakilan warga Desa Benu, menyampaikan apresiasinya atas pembangunan fasilitas tersebut.</p>
<p>Menurut dia, keberadaan sumur bor ini sangat membantu meringankan beban warga yang selama ini kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>&#8220;Hadirnya sumur bor ini sangat membantu kami untuk kebutuhan sehari-hari seperti memasak, minum, mandi, dan mencuci. Kami berkomitmen untuk menjaga dan merawat fasilitas ini bersama-sama,&#8221; kata Marlin.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F25%2Fpolda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Polda%20NTT%20Bangun%20Sumur%20Bor%20untuk%20Atasi%20Krisis%20Air%20Bersih%20di%20Kabupaten%20Kupang%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F25%2Fpolda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Polda%20NTT%20Bangun%20Sumur%20Bor%20untuk%20Atasi%20Krisis%20Air%20Bersih%20di%20Kabupaten%20Kupang&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F25%2Fpolda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F25%2Fpolda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/', 'Polda%20NTT%20Bangun%20Sumur%20Bor%20untuk%20Atasi%20Krisis%20Air%20Bersih%20di%20Kabupaten%20Kupang', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/">Polda NTT Bangun Sumur Bor untuk Atasi Krisis Air Bersih di Kabupaten Kupang</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/25/polda-ntt-bangun-sumur-bor-untuk-atasi-krisis-air-bersih-di-kabupaten-kupang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perjuangkan Jalan Mbazang-Simpang Waepana Ngada, DPRD Provinsi NTT Kristo Loko Pantau Pengerjaan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:02:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[WAKIL RAKYAT]]></category>
		<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82600</guid>

					<description><![CDATA[<p>NTT, WBN — Setelah bertahun-tahun menanti, ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jalur Mbazang menuju Simpang Waepana di Desa Benteng Tawa 2, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dikerjakan. Infrastruktur yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur ini merupakan salah satu jalur vital dengan kondisi sangat memprihatinkan, rusak ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/">Perjuangkan Jalan Mbazang-Simpang Waepana Ngada, DPRD Provinsi NTT Kristo Loko Pantau Pengerjaan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NTT, WBN —</strong> Setelah bertahun-tahun menanti, ruas jalan provinsi yang menghubungkan Jalur Mbazang menuju Simpang Waepana di Desa Benteng Tawa 2, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dikerjakan.</p>
<p>Infrastruktur yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur ini merupakan salah satu jalur vital dengan kondisi sangat memprihatinkan, rusak berat, tidak layak pakai.</p>
<p>Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kristoforus Loko, S.Fil terjun lapangan memantau langsung jalannya pengerjaan fisik, pada Kamis (24/9/2026).</p>
<p>Kepada wartawan, Kristoforus Loko yang juga merangkap sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi NTT mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi NTT yang tetap memprioritaskan perbaikan jalan strategis ini di tengah pengetatan anggaran daerah.</p>
<p>&#8220;Jalur ini merupakan penghubung vital antarkabupaten. Sekian lama jalan ini tidak tersentuh perhatian hingga kondisinya rusak berat. Sepanjang 3,5 kilometer ruas jalan ini selalu berubah layaknya kubangan kerbau setiap musim hujan. Apresiasi kepada semua pihak,Gubernur NTT, Wakil Gubernur, PUPR serta rekan-rekan DPRD Provinsi atas keberpihakan, sehingga pada tahun anggaran 2026 ini perbaikan bisa mulai dilakukan secara bertahap,&#8221; kata Anggota Banggar sekaligus Ketua Fraksi Amanat-Sejahtera DPRD NTT, Kristo Loko.</p>
<p>Proyek penanganan jalan dengan skema long segment ini menelan anggaran lebih dari Rp 6 miliar. Skema pembiayaan ini, lanjutnya, terhitung berani karena murni mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu terjadi menyusul nihilnya alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) untuk sektor infrastruktur jalan pada tahun ini.</p>
<p>Dari total 3,5 kilometer jalan yang rusak, pengerjaan tahap awal ini baru mencakup 1,3 kilometer. Konstruksi utama meliputi peningkatan struktur jalan dengan Agregat A dan B, pengaspalan, serta pembangunan fasilitas penunjang seperti drainase dan dinding penahan tanah untuk mengantisipasi longsor. Proyek ini ditargetkan selesai dalam 95 hari kalender, terhitung sejak 14 September hingga 16 Desember 2026.</p>
<p>Sebagai Anggota Badan Anggaran DPRD NTT, Kristoforus Loko berjanji akan terus mengawal sisa ruas jalan yang belum tertangani agar bisa dialokasikan pada tahun anggaran berikutnya.</p>
<p>&#8220;Ini juga bagian dari pemenuhan target Dasa Cita Gubernur terkait infrastruktur. Sudah menjadi kewajiban kami untuk memastikan aspirasi warga pedalaman terwujud demi kemerdekaan infrastruktur,&#8221; ujar mantan Ketua DPRD Ngada yang juga pernah maju sebagai Calon Bupati dalam bursa Pemilukada Ngada tersebut.</p>
<p><strong>Apresiasi Warga</strong></p>
<p>Perbaikan jalan ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Dalam forum dengar pendapat yang digelar di Aula Kantor Desa Benteng Tawa, sejumlah perwakilan warga menyampaikan rasa syukurnya.</p>
<p>Acara tersebut juga dihadiri oleh Ketua Fraksi Amanat Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Don Bosko Ponong. S.Pd.</p>
<p>Sebagai Wakil Rakyat Daerah Pemilihan Riung Raya, Bosko Ponong menyampaikan bahwa kolaborasi perjuangan memenangkan aspirasi masyarakat mulai dari daerah pinggiran hingga perkotaan sudah waktunya menjadi komitmen bersama, harus terus dipupuk demi percepatan kemajuan daerah multi sektor.</p>
<p>Salah satu tokoh masyarakat setempat, Amandus Yordanus, menuturkan bahwa selama bertahun-tahun warga harus pasrah dengan kondisi akses transportasi yang buruk.</p>
<p>&#8220;Kami sangat bersyukur atas perhatian nyata dari pemerintah provinsi, meskipun disadari kemampuan anggaran daerah saat ini sedang terbatas. Kami mendukung penuh kebijakan pembangunan yang dilakukan secara bertahap ini,&#8221; ucapnya.</p>
<p>Senada dengan Amandus, perwakilan tokoh muda Benteng Tawa 2, Benyamin Djapi. Ia berharap pengerjaan proyek ini dapat berjalan tepat waktu dan tepat mutu. Ia menekankan pentingnya transparansi dan kualitas pengerjaan agar jalan dapat bertahan lama.</p>
<p>&#8220;Jalan yang layak sudah menjadi kerinduan lama kami di pedalaman. Kami berterima kasih kepada pemerintah dan legislatif yang telah memperjuangkan aspirasi ini. Harapan kami, jalur ini pada akhirnya bisa tuntas seluruhnya pada tahun-tahun mendatang,&#8221; ungkap Benyamin.</p>
<p>&#8220;Memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan segenap kemampuan terbaik merupakan komitmen nyata saya dalam berkarya. Menerjemahkan harapan dan kerinduan akan perubahan serta kemajuan adalah tanggung jawab moral yang harus terus saya hidupkan serta wujudkan secara konsisten sebagai seorang wakil rakyat,&#8221; pungkas Mantan Ketua Tim Pemenangan Melki-Jhony Kabupaten Ngada pada Pilgub NTT 2024, Kristo Loko.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F24%2Fperjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Perjuangkan%20Jalan%20Mbazang-Simpang%20Waepana%20Ngada%2C%20DPRD%20Provinsi%20NTT%20Kristo%20Loko%20Pantau%20Pengerjaan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F24%2Fperjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Perjuangkan%20Jalan%20Mbazang-Simpang%20Waepana%20Ngada%2C%20DPRD%20Provinsi%20NTT%20Kristo%20Loko%20Pantau%20Pengerjaan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F24%2Fperjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F24%2Fperjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/', 'Perjuangkan%20Jalan%20Mbazang-Simpang%20Waepana%20Ngada%2C%20DPRD%20Provinsi%20NTT%20Kristo%20Loko%20Pantau%20Pengerjaan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/">Perjuangkan Jalan Mbazang-Simpang Waepana Ngada, DPRD Provinsi NTT Kristo Loko Pantau Pengerjaan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/24/perjuangkan-jalan-mbazang-simpang-waepana-ngada-dprd-provinsi-ntt-kristo-loko-pantau-pengerjaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Solusi Permanen Jalur Wolongizu di Ngada, Perjuangan Pemda Hadapi Aturan Kawasan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 01:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PEMERINTAH DAERAH]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82268</guid>

					<description><![CDATA[<p>NTT, WBN — Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, kepemimpinan Bupati Raymundus Bena bersama Wakil Bernadinus Dhey Ngebu, berkomitmen untuk segera merespons aspirasi warga Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, terkait penanganan jalur Wolongizu. Pascagempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, jalur transportasi vital tersebut mengalami kerusakan parah akibat longsor. ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/">Solusi Permanen Jalur Wolongizu di Ngada, Perjuangan Pemda Hadapi Aturan Kawasan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NTT, WBN —</strong> Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, kepemimpinan Bupati Raymundus Bena bersama Wakil Bernadinus Dhey Ngebu, berkomitmen untuk segera merespons aspirasi warga Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, terkait penanganan jalur Wolongizu.</p>
<p>Pascagempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, jalur transportasi vital tersebut mengalami kerusakan parah akibat longsor.</p>
<p>Sebelumnya, warga bersama pemerintah desa setempat mendesak pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera melakukan pelebaran jalan di ruas Wolongizu.</p>
<p>Bencana gempa bumi yang diikuti belasan ribu gempa susulan telah memicu longsoran batu dan tanah yang menutup badan jalan, hingga sempat melumpuhkan total akses transportasi.</p>
<p>Meski Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ngada bergerak cepat membuka kembali akses jalan, material longsor susulan terus berjatuhan. Akibatnya, badan jalan menyempit dan membahayakan pengguna kendaraan. Kondisi inilah yang mendorong warga meminta adanya terobosan signifikan berupa pelebaran jalur secara permanen.</p>
<p>Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu saat dikonfirmasi di ruang kerjanya di Bajawa, Selasa (15/9/2026), menyatakan bahwa pemerintah daerah menaruh perhatian serius terhadap pemulihan kawasan Wolongizu.</p>
<p>Jalur ini kini masuk dalam skala prioritas penanganan siaga bencana daerah.</p>
<p>&#8220;Kawasan Wolongizu sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan untuk diperlebar, bahkan dinas terkait telah melakukan survei di lapangan. Namun, saat ini kita masih mencari solusi hukum yang tepat agar proses pengerjaannya tidak melanggar regulasi lain. Lokasi tersebut berada di kawasan yang memiliki spesifikasi aturan tersendiri sehingga memerlukan izin khusus,&#8221; ujar Wakil Bupati Bernadinus.</p>
<p>Ia memastikan bahwa kepemimpinan Bupati Raymundus Bena dan dirinya tidak hanya fokus pada penanganan darurat yang bersifat sementara. Pemkab Ngada kini tengah merancang terobosan yang bersifat permanen, sembari secara cermat menelaah koridor regulasi yang harus dipenuhi tahap demi tahap agar proyek infrastruktur tersebut tidak memicu masalah hukum di kemudian hari.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fsolusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Solusi%20Permanen%20Jalur%20Wolongizu%20di%20Ngada%2C%20Perjuangan%20Pemda%20Hadapi%20Aturan%20Kawasan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fsolusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Solusi%20Permanen%20Jalur%20Wolongizu%20di%20Ngada%2C%20Perjuangan%20Pemda%20Hadapi%20Aturan%20Kawasan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fsolusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fsolusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/', 'Solusi%20Permanen%20Jalur%20Wolongizu%20di%20Ngada%2C%20Perjuangan%20Pemda%20Hadapi%20Aturan%20Kawasan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/">Solusi Permanen Jalur Wolongizu di Ngada, Perjuangan Pemda Hadapi Aturan Kawasan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/solusi-permanen-jalur-wolongizu-di-ngada-perjuangan-pemda-hadapi-aturan-kawasan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Sesawi Oepura, Warga Harapkan Penataan Berkelanjutan</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 00:35:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82260</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, WBN — Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait kerusakan akses jalan yang menghubungkan tiga RT dan dua RW di kawasan Jalan Sesawi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Langkah konkret ini diharapkan menjadi awal penataan infrastruktur yang berkelanjutan di tingkat lingkungan.Kondisi jalan di wilayah RT 032, RT 033, dan RT 034 ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/">Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Sesawi Oepura, Warga Harapkan Penataan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, WBN —</strong> Pemerintah Kota Kupang bergerak cepat menanggapi keluhan warga terkait kerusakan akses jalan yang menghubungkan tiga RT dan dua RW di kawasan Jalan Sesawi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.</p>
<p>Langkah konkret ini diharapkan menjadi awal penataan infrastruktur yang berkelanjutan di tingkat lingkungan.Kondisi jalan di wilayah RT 032, RT 033, dan RT 034 tersebut sebelumnya kerap dikeluhkan warga, terutama saat musim hujan karena menghambat mobilitas harian.</p>
<p>Respons cepat dari Penjabat Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam menindaklanjuti aspirasi warga ini mendapat apresiasi dari tokoh pers setempat yang juga Ketua DPC Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Eben Domaking.</p>
<p>&#8220;Langkah cepat yang dilakukan Wali Kota patut diapresiasi. Ini menunjukkan pemerintah hadir, mau mendengar, dan yang terpenting langsung menerjemahkan laporan menjadi tindakan konkret di lapangan,&#8221; ujar Eben saat pada Sabtu (12/9/2026).</p>
<p>Menurut Eben, penyampaian aspirasi masyarakat melalui tokoh lingkungan maupun media massa merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial. Ketika saluran komunikasi tersebut direspons dengan kebijakan nyata oleh pemerintah, masyarakat langsung merasakan manfaatnya.</p>
<p>Ia juga berharap penanganan di Jalan Sesawi ini terus dikawal hingga tuntas. Infrastruktur lingkungan yang layak sangat krusial karena berkaitan langsung dengan urusan urat nadi perekonomian dan aktivitas sosial warga setiap hari.</p>
<p>&#8220;Media memiliki fungsi menyampaikan suara masyarakat. Ketika suara itu direspons dengan upaya penyelesaian oleh pemkot, tentu ini dinamika yang positif bagi pelayanan publik,&#8221; kata Eben yang juga Pemimpin Redaksi Jurnal Polisi.net tersebut.</p>
<p>Lebih lanjut, Eben mengajak masyarakat untuk tetap aktif dan konstruktif dalam menyampaikan persoalan lingkungan kepada pemerintah. Komunikasi dua arah yang sehat antara warga, media, dan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan di Kota Kupang.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fpemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Pemkot%20Kupang%20Perbaiki%20Jalan%20Sesawi%20Oepura%2C%20Warga%20Harapkan%20Penataan%20Berkelanjutan%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fpemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Pemkot%20Kupang%20Perbaiki%20Jalan%20Sesawi%20Oepura%2C%20Warga%20Harapkan%20Penataan%20Berkelanjutan&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fpemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fpemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/', 'Pemkot%20Kupang%20Perbaiki%20Jalan%20Sesawi%20Oepura%2C%20Warga%20Harapkan%20Penataan%20Berkelanjutan', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/">Pemkot Kupang Perbaiki Jalan Sesawi Oepura, Warga Harapkan Penataan Berkelanjutan</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/pemkot-kupang-perbaiki-jalan-sesawi-oepura-warga-harapkan-penataan-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wartawan PWMOI NTT, Yus Buky Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Kupang Tangani Jalan Rusak di Oepura</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 00:19:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[PERS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=82255</guid>

					<description><![CDATA[<p>KUPANG, WBN — Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur di Jalan Sesawi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Perbaikan akses jalan penghubung antarlokasi tersebut diharapkan dapat memulihkan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga setempat yang selama ini terhambat. Jalan yang diperbaiki merupakan jalur penghubung penting bagi warga di tiga Rukun Tangga ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/">Wartawan PWMOI NTT, Yus Buky Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Kupang Tangani Jalan Rusak di Oepura</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, WBN —</strong> Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mulai menindaklanjuti keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur di Jalan Sesawi, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa.</p>
<p>Perbaikan akses jalan penghubung antarlokasi tersebut diharapkan dapat memulihkan mobilitas dan aktivitas ekonomi warga setempat yang selama ini terhambat.</p>
<p>Jalan yang diperbaiki merupakan jalur penghubung penting bagi warga di tiga Rukun Tangga (RT) dan dua Rukun Warga (RW), yakni RT 032/RW 013, RT 033/RW 013, dan RT 034/RW 014. Selama bertahun-tahun, kawasan ini kerap mengalami kendala mobilitas parah, terutama saat musim hujan.</p>
<p>Tokoh masyarakat sekaligus jurnalis Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) NTT, Yus Buky, menjelaskan bahwa volume air yang tinggi saat hujan sering meluap dan mengikis badan jalan.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat ruas jalan rusak parah dan menyerupai aliran sungai kecil.</p>
<p>&#8220;Selama ini warga di tiga RT tersebut cukup kesulitan ketika musim penghujan. Volume air yang besar membuat jalan terkikis dan kondisinya seperti aliran sungai kecil selama berbulan-bulan,&#8221; ujar Yus, (12/9/2026).</p>
<p>Yus menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo beserta jajaran jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang yang bergerak cepat merespons laporan warga.</p>
<p>Menurut dia, akses jalan bukan hanya persoalan kenyamanan, melainkan juga menyangkut urusan urgen seperti ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan harian warga.Ia juga menilai keterbukaan Pemkot Kupang dalam menerima laporan berbasis komunitas ini menjadi preseden baik dalam tata kelola daerah.</p>
<p>Respons cepat ini memperlihatkan pentingnya saluran komunikasi yang efektif antara pemerintah dan warga. Ke depan, Yus berharap sinergi antara warga, pemerintah kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota dapat terus diperkuat.</p>
<p>Langkah penanganan bertahap dan berkelanjutan dinilai menjadi kunci penyelesaian masalah infrastruktur dasar di Kupang.</p>
<p>&#8220;Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana keluhan masyarakat mendapat perhatian dan ada tindak lanjut nyata dari pemerintah. Ketika pemerintah cepat merespons, tentu masyarakat merasa diperhatikan dan sangat terbantu,&#8221; kata Yus.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fwartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Wartawan%20PWMOI%20NTT%2C%20Yus%20Buky%20Apresiasi%20Respons%20Cepat%20Wali%20Kota%20Kupang%20Tangani%20Jalan%20Rusak%20di%20Oepura%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fwartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Wartawan%20PWMOI%20NTT%2C%20Yus%20Buky%20Apresiasi%20Respons%20Cepat%20Wali%20Kota%20Kupang%20Tangani%20Jalan%20Rusak%20di%20Oepura&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fwartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F16%2Fwartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/', 'Wartawan%20PWMOI%20NTT%2C%20Yus%20Buky%20Apresiasi%20Respons%20Cepat%20Wali%20Kota%20Kupang%20Tangani%20Jalan%20Rusak%20di%20Oepura', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/">Wartawan PWMOI NTT, Yus Buky Apresiasi Respons Cepat Wali Kota Kupang Tangani Jalan Rusak di Oepura</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/16/wartawan-pwmoi-ntt-yus-buky-apresiasi-respons-cepat-wali-kota-kupang-tangani-jalan-rusak-di-oepura/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ende : Tebing Dekat Kawasan Wisata Tangga Alam Longsor, Jalur Wolowona-Wolotopo Terhambat</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 08:57:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[BENCANA ALAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=81844</guid>

					<description><![CDATA[<p>ENDE, WBN — Akses transportasi yang menghubungkan kawasan Wolowona menuju Desa Wolotopo di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, lumpuh total bagi kendaraan roda empat akibat tebing yang longsor pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA. Material longsor berupa bongkahan tanah, batu, dan pepohonan tumbang menutup sebagian besar badan jalan. Titik longsor dilaporkan berada ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/">Ende : Tebing Dekat Kawasan Wisata Tangga Alam Longsor, Jalur Wolowona-Wolotopo Terhambat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, WBN —</strong> Akses transportasi yang menghubungkan kawasan Wolowona menuju Desa Wolotopo di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, lumpuh total bagi kendaraan roda empat akibat tebing yang longsor pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.</p>
<p>Material longsor berupa bongkahan tanah, batu, dan pepohonan tumbang menutup sebagian besar badan jalan. Titik longsor dilaporkan berada tepat di samping kawasan wisata Tangga Alam.</p>
<p>Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Ndona melalui personel Kepolisian Resor (Polres) Ende menyatakan bahwa besarnya volume material longsor membuat arus lalu lintas tersendat.</p>
<p>Hingga Minggu siang, pembersihan jalur masih diupayakan agar arus transportasi dapat kembali normal.</p>
<p>&#8220;Saat ini jalur tersebut baru bisa dilalui secara darurat oleh kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat atau lebih, sama sekali belum bisa melintas karena akses jalan masih tertutup material,&#8221; tulis laporan resmi Polres Ende, Minggu.</p>
<p>Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan yang hendak melintasi rute Wolowona–Wolotopo untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta mengantisipasi adanya potensi longsor susulan, terutama saat melintas di bawah area tebing curam.</p>
<p>Otoritas setempat tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengerahkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi material longsor di jalur utama tersebut.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Ftebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Ende%20%3A%20Tebing%20Dekat%20Kawasan%20Wisata%20Tangga%20Alam%20Longsor%2C%20Jalur%20Wolowona-Wolotopo%20Terhambat%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Ftebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Ende%20%3A%20Tebing%20Dekat%20Kawasan%20Wisata%20Tangga%20Alam%20Longsor%2C%20Jalur%20Wolowona-Wolotopo%20Terhambat&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Ftebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Ftebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/', 'Ende%20%3A%20Tebing%20Dekat%20Kawasan%20Wisata%20Tangga%20Alam%20Longsor%2C%20Jalur%20Wolowona-Wolotopo%20Terhambat', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/">Ende : Tebing Dekat Kawasan Wisata Tangga Alam Longsor, Jalur Wolowona-Wolotopo Terhambat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/tebing-dekat-kawasan-wisata-tangga-alam-longsor-jalur-wolowona-wolotopo-terhambat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalur Ena One Lumpuh akibat Gempa, Enam Kades di Ende Temui Bupati</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 06 Sep 2026 06:11:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[BENCANA ALAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=81831</guid>

					<description><![CDATA[<p>ENDE, WBN — Akses transportasi yang menghubungkan enam desa di jalur selatan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kini dalam kondisi rawan bencana tinggi. Longsoran material tebing di kawasan Ena One, Desa Wolotopo, dilaporkan terus terjadi setiap hari pascagempa bumi bermagnitudo tertentu yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026 lalu. Kondisi tersebut mengancam ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/">Jalur Ena One Lumpuh akibat Gempa, Enam Kades di Ende Temui Bupati</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ENDE, WBN —</strong> Akses transportasi yang menghubungkan enam desa di jalur selatan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, kini dalam kondisi rawan bencana tinggi.</p>
<p>Longsoran material tebing di kawasan Ena One, Desa Wolotopo, dilaporkan terus terjadi setiap hari pascagempa bumi bermagnitudo tertentu yang mengguncang wilayah tersebut pada 15 Agustus 2026 lalu.</p>
<p>Kondisi tersebut mengancam mobilitas ekonomi dan aktivitas harian warga di enam desa, yakni Desa Wolotopo, Wolotopo Timur, Ngalupolo, Reka, Wolokota, dan Kekasewa.</p>
<p>Mengingat jalur Ena One merupakan urat nadi tunggal masyarakat setempat, ancaman kelumpuhan total kini membayangi kawasan selatan Ndona.</p>
<p>Kepala Desa Wolotopo, Kosmas Leda, menjelaskan bahwa pergerakan tanah dan runtuhan material tebing hingga kini belum berhenti. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para pengguna jalan yang terpaksa melintas di bawah ancaman runtuhan material.</p>
<p>&#8220;Akses jalan ini adalah satu-satunya jalur penghubung bagi kelima desa lainnya menuju pusat kecamatan dan kabupaten. Jika runtuhan ini terus dibiarkan, seluruh aktivitas warga akan lumpuh total dan roda perekonomian masyarakat dipastikan mandek,&#8221; ujar Kosmas saat dihubungi wartawan.</p>
<p>Menyikapi ancaman kedaruratan ini, pemerintah desa dari enam wilayah terdampak telah melaporkan situasi tersebut ke Pemerintah Kecamatan Ndona serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ende.</p>
<p>Mereka mendesak pemerintah daerah segera melakukan pembersihan material dan penanganan rehabilitasi dini.Demi mempercepat penanganan, keenam kepala desa telah bersepakat untuk melakukan audiensi langsung dengan Bupati Ende dalam waktu dekat.</p>
<p>&#8220;Kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Kami akan langsung menghadap Bupati Ende untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan agar ada intervensi anggaran dan pengerahan alat berat secara cepat,&#8221; kata Kosmas.</p>
<p>Selain mendesak perbaikan infrastruktur jalan, pemerintah desa juga mengharapkan dukungan dari aparat keamanan. Mereka meminta Kepolisian Resor (Polres) Ende melalui Polsek Ndona untuk menempatkan personel di titik rawan guna mengawasi pergerakan warga, menerapkan sistem buka-tutup jalur, serta menjaga keselamatan pelintas di area rawan bencana tersebut.</p>
<p>WBN</p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Fjalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Jalur%20Ena%20One%20Lumpuh%20akibat%20Gempa%2C%20Enam%20Kades%20di%20Ende%20Temui%20Bupati%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Fjalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Jalur%20Ena%20One%20Lumpuh%20akibat%20Gempa%2C%20Enam%20Kades%20di%20Ende%20Temui%20Bupati&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Fjalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F06%2Fjalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/', 'Jalur%20Ena%20One%20Lumpuh%20akibat%20Gempa%2C%20Enam%20Kades%20di%20Ende%20Temui%20Bupati', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/">Jalur Ena One Lumpuh akibat Gempa, Enam Kades di Ende Temui Bupati</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/06/jalur-ena-one-lumpuh-akibat-gempa-enam-kades-di-ende-temui-bupati/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Material Longsor Masih Labil, Akses Wolongizu di Ngada Butuh Penanganan Lanjutan Cepat</title>
		<link>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/</link>
					<comments>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aurel Doo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 06:04:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BERITA UMUM]]></category>
		<category><![CDATA[INFRASTRUKTUR]]></category>
		<category><![CDATA[BENCANA ALAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://warisanbudayanusantara.com/?p=81747</guid>

					<description><![CDATA[<p>NGADA, WBN — Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mengharapkan adanya penanganan lanjutan berupa pelebaran jalan di titik longsor Wolongizu. Jalur vital tersebut sebelumnya sempat terputus total akibat longsor yang dipicu gempa tektonik bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu. Masyarakat mengapresiasi langkah sigap Pemerintah Kabupaten Ngada ...</p>
<p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/">Material Longsor Masih Labil, Akses Wolongizu di Ngada Butuh Penanganan Lanjutan Cepat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NGADA, WBN —</strong> Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Boba, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, mengharapkan adanya penanganan lanjutan berupa pelebaran jalan di titik longsor Wolongizu.</p>
<p>Jalur vital tersebut sebelumnya sempat terputus total akibat longsor yang dipicu gempa tektonik bermagnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 lalu.</p>
<p>Masyarakat mengapresiasi langkah sigap Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang langsung menerjunkan tim dan alat berat pasca-gempa.</p>
<p>Langkah tanggap darurat tersebut berhasil membuka kembali akses transportasi yang sebelumnya tertutup material longsor. Namun, pembersihan darurat tersebut dinilai belum cukup untuk menjamin keamanan pelintas dalam jangka panjang.</p>
<p>Berdasarkan pantauan di lapangan pada Kamis (3/9/2026), kondisi tebing di area Wolongizu masih labil. Rombongan warga belajar dari PKBM Bravostart Mataloko yang hendak menuju Paroki Boba untuk kegiatan pemulihan trauma (trauma healing), bahkan harus turun tangan bergotong-royong menyingkirkan kerikil dan batu yang runtuh ke badan jalan.</p>
<p>Gempa susulan yang masih terus terjadi, ditambah tiupan angin kencang, membuat material batu dan tanah dari atas tebing terus merosot ke jalan. Kondisi ini memicu kecemasan bagi warga yang melintas.</p>
<p>Sekretaris Desa Boba, Yohanes, menjelaskan bahwa meski jalur sudah bisa dilalui, masyarakat masih diliputi rasa takut.</p>
<p>&#8220;Masyarakat sangat berterima kasih atas respons cepat pemda. Namun, kami berharap penanganan ini dilanjutkan dengan pelebaran jalan di area longsoran. Material batu dan tanah masih sering turun, bahkan hanya karena tiupan angin. Jalur ini belum sepenuhnya aman,&#8221; ujar Yohanes, Kamis.</p>
<p>Dukungan untuk penanganan lanjutan juga datang dari DPRD Kabupaten Ngada.</p>
<p>Anggota DPRD Ngada, Benediktus Lagho, yang meninjau langsung lokasi tersebut menyatakan bahwa titik Wolongizu masih jauh dari kategori aman.</p>
<p>&#8220;Saat memantau langsung di lapangan, saya melihat masyarakat masih sangat cemas saat melintas. Kondisinya memang belum kondusif karena material di atas tebing masih labil. Pembersihan darurat harus segera diikuti dengan skala prioritas berikutnya, yaitu pelebaran ruas jalan,&#8221; kata Benediktus.</p>
<p><strong>WBN</strong></p>
<div class='heateorSssClear'></div><div  class='heateor_sss_sharing_container heateor_sss_horizontal_sharing' data-heateor-sss-href='https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/'><div class='heateor_sss_sharing_title' style="font-weight:bold" >Share It.....</div><div class="heateor_sss_sharing_ul"><a aria-label="Facebook" class="heateor_sss_facebook" href="https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F04%2Fmaterial-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera%2F" title="Facebook" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#0765FE;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 16c0-6.627-5.373-12-12-12S4 9.373 4 16c0 5.628 3.875 10.35 9.101 11.647v-7.98h-2.474V16H13.1v-1.58c0-4.085 1.849-5.978 5.859-5.978.76 0 2.072.15 2.608.298v3.325c-.283-.03-.775-.045-1.386-.045-1.967 0-2.728.745-2.728 2.683V16h3.92l-.673 3.667h-3.247v8.245C23.395 27.195 28 22.135 28 16Z"></path></svg></span></a><a aria-label="Whatsapp" class="heateor_sss_whatsapp" href="https://api.whatsapp.com/send?text=Material%20Longsor%20Masih%20Labil%2C%20Akses%20Wolongizu%20di%20Ngada%20Butuh%20Penanganan%20Lanjutan%20Cepat%20https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F04%2Fmaterial-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera%2F" title="Whatsapp" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#55eb4c;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-6 -5 40 40"><path class="heateor_sss_svg_stroke heateor_sss_no_fill" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none" d="M 11.579798566743314 24.396926207859085 A 10 10 0 1 0 6.808479557110079 20.73576436351046"></path><path d="M 7 19 l -1 6 l 6 -1" class="heateor_sss_no_fill heateor_sss_svg_stroke" stroke="#fff" stroke-width="2" fill="none"></path><path d="M 10 10 q -1 8 8 11 c 5 -1 0 -6 -1 -3 q -4 -3 -5 -5 c 4 -2 -1 -5 -1 -4" fill="#fff"></path></svg></span></a><a aria-label="Twitter" class="heateor_sss_button_twitter" href="https://twitter.com/intent/tweet?text=Material%20Longsor%20Masih%20Labil%2C%20Akses%20Wolongizu%20di%20Ngada%20Butuh%20Penanganan%20Lanjutan%20Cepat&url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F04%2Fmaterial-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera%2F" title="Twitter" rel="nofollow noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_twitter" style="background-color:#55acee;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="-4 -4 39 39"><path d="M28 8.557a9.913 9.913 0 0 1-2.828.775 4.93 4.93 0 0 0 2.166-2.725 9.738 9.738 0 0 1-3.13 1.194 4.92 4.92 0 0 0-3.593-1.55 4.924 4.924 0 0 0-4.794 6.049c-4.09-.21-7.72-2.17-10.15-5.15a4.942 4.942 0 0 0-.665 2.477c0 1.71.87 3.214 2.19 4.1a4.968 4.968 0 0 1-2.23-.616v.06c0 2.39 1.7 4.38 3.952 4.83-.414.115-.85.174-1.297.174-.318 0-.626-.03-.928-.086a4.935 4.935 0 0 0 4.6 3.42 9.893 9.893 0 0 1-6.114 2.107c-.398 0-.79-.023-1.175-.068a13.953 13.953 0 0 0 7.55 2.213c9.056 0 14.01-7.507 14.01-14.013 0-.213-.005-.426-.015-.637.96-.695 1.795-1.56 2.455-2.55z" fill="#fff"></path></svg></span></a><a target="_blank" aria-label="Line" class="heateor_sss_button_line" href="https://social-plugins.line.me/lineit/share?url=https%3A%2F%2Fwarisanbudayanusantara.com%2F2026%2F09%2F04%2Fmaterial-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera%2F" title="Line" rel="noopener" target="_blank" style="font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;vertical-align:middle"><span class="heateor_sss_svg heateor_sss_s__default heateor_sss_s_line" style="background-color:#00c300;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block;opacity:1;float:left;font-size:32px;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box"><svg style="display:block;border-radius:999px;" focusable="false" aria-hidden="true" xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" width="100%" height="100%" viewBox="0 0 32 32"><path fill="#fff" d="M28 14.304c0-5.37-5.384-9.738-12-9.738S4 8.936 4 14.304c0 4.814 4.27 8.846 10.035 9.608.39.084.923.258 1.058.592.122.303.08.778.04 1.084l-.172 1.028c-.05.303-.24 1.187 1.04.647s6.91-4.07 9.43-6.968c1.737-1.905 2.57-3.842 2.57-5.99zM11.302 17.5H8.918c-.347 0-.63-.283-.63-.63V12.1c0-.346.283-.628.63-.628.348 0 .63.283.63.63v4.14h1.754c.35 0 .63.28.63.628 0 .347-.282.63-.63.63zm2.467-.63c0 .347-.284.628-.63.628-.348 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm5.74 0c0 .27-.175.51-.433.596-.065.02-.132.032-.2.032-.195 0-.384-.094-.502-.25l-2.443-3.33v2.95c0 .35-.282.63-.63.63-.347 0-.63-.282-.63-.63V12.1c0-.27.174-.51.43-.597.066-.02.134-.033.2-.033.197 0 .386.094.503.252l2.444 3.328V12.1c0-.347.282-.63.63-.63.346 0 .63.284.63.63v4.77zm3.855-3.014c.348 0 .63.282.63.63 0 .346-.282.628-.63.628H21.61v1.126h1.755c.348 0 .63.282.63.63 0 .347-.282.628-.63.628H20.98c-.345 0-.628-.282-.628-.63v-4.766c0-.346.283-.628.63-.628h2.384c.348 0 .63.283.63.63 0 .346-.282.628-.63.628h-1.754v1.126h1.754z"/></svg></span></a><a class="heateor_sss_more" aria-label="More" title="More" rel="nofollow noopener" style="font-size: 32px!important;border:0;box-shadow:none;display:inline-block!important;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align: middle;display:inline;" href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/" onclick="event.preventDefault()"><span class="heateor_sss_svg" style="background-color:#ee8e2d;width:30px;height:30px;border-radius:999px;display:inline-block!important;opacity:1;float:left;font-size:32px!important;box-shadow:none;display:inline-block;font-size:16px;padding:0 4px;vertical-align:middle;display:inline;background-repeat:repeat;overflow:hidden;padding:0;cursor:pointer;box-sizing:content-box;" onclick="heateorSssMoreSharingPopup(this, 'https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/', 'Material%20Longsor%20Masih%20Labil%2C%20Akses%20Wolongizu%20di%20Ngada%20Butuh%20Penanganan%20Lanjutan%20Cepat', '' )"><svg xmlns="http://www.w3.org/2000/svg" xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" viewBox="-.3 0 32 32" version="1.1" width="100%" height="100%" style="display:block;border-radius:999px;" xml:space="preserve"><g><path fill="#fff" d="M18 14V8h-4v6H8v4h6v6h4v-6h6v-4h-6z" fill-rule="evenodd"></path></g></svg></span></a></div><div class="heateorSssClear"></div></div><div class='heateorSssClear'></div><p>The post <a href="https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/">Material Longsor Masih Labil, Akses Wolongizu di Ngada Butuh Penanganan Lanjutan Cepat</a> appeared first on <a href="https://warisanbudayanusantara.com">Warisan Budaya Nusantara.com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://warisanbudayanusantara.com/2026/09/04/material-longsor-masih-labil-akses-wolongizu-di-ngada-butuh-penanganan-lanjutan-segera/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
