ENDE, WBN — Akses transportasi yang menghubungkan kawasan Wolowona menuju Desa Wolotopo di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, lumpuh total bagi kendaraan roda empat akibat tebing yang longsor pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.
Material longsor berupa bongkahan tanah, batu, dan pepohonan tumbang menutup sebagian besar badan jalan. Titik longsor dilaporkan berada tepat di samping kawasan wisata Tangga Alam.
Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Ndona melalui personel Kepolisian Resor (Polres) Ende menyatakan bahwa besarnya volume material longsor membuat arus lalu lintas tersendat.
Hingga Minggu siang, pembersihan jalur masih diupayakan agar arus transportasi dapat kembali normal.
“Saat ini jalur tersebut baru bisa dilalui secara darurat oleh kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat atau lebih, sama sekali belum bisa melintas karena akses jalan masih tertutup material,” tulis laporan resmi Polres Ende, Minggu.
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan yang hendak melintasi rute Wolowona–Wolotopo untuk meningkatkan kewaspadaan. Pengendara diminta mengantisipasi adanya potensi longsor susulan, terutama saat melintas di bawah area tebing curam.
Otoritas setempat tengah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengerahkan alat berat guna mempercepat proses evakuasi material longsor di jalur utama tersebut.
WBN
