WBN|Depok – DPRD Kota Depok menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2026, di Ruang Sidang DPRD, Jalan Boulevard, Kota Depok, Jumat (2/1/2026).
Agenda utama rapat adalah penyampaian rencana kerja Komisi C DPRD Kota Depok, yang dibacakan oleh H. Imam Musanto, S.Pd., M.M.
Rapat paripurna yang berlangsung khidmat ini dihadiri Wakil Wali Kota Depok, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, seluruh anggota DPRD, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, awak media/pers, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, H. Imam Musanto menyampaikan bahwa agenda kerja Komisi C pada masa sidang pertama 2026 disusun sebagai panduan pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan, legislasi, serta penganggaran, khususnya pada sektor yang menjadi kewenangan Komisi C.
“Agenda kerja ini dirumuskan berdasarkan isu strategis keempat, yakni pengembangan infrastruktur, tata ruang, dan lingkungan kota yang berkelanjutan,” ujarnya.
Komisi C DPRD Kota Depok
menetapkan sejumlah prioritas utama, antara lain:
*.Pengembangan sistem transportasi dan penanggulangan kemacetan
*.Pengembangan sistem pengolahan sampah terpadu
*.Antisipasi banjir dan genangan
*.Pengendalian pemanfaatan ruang kota
*.Pembangunan kota rendah karbon
*.Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup
*.Peningkatan kualitas lingkungan perumahan dan permukiman
*.Pengembangan transportasi publik melalui skema Buy The Service (BTS)
*.Penguatan konektivitas wilayah Timur–Barat
*.Pembangunan Terusan Juanda, progam unggulan kepala darrah.
Selain isu strategis, Komisi C juga mengawal program unggulan dan janji Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok, khususnya pada sektor pengolahan sampah modern dan berkelanjutan.
Program tersebut meliputi,
Pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui gerakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle)
Penerapan teknologi tepat guna berbasis masyarakat, seperti budidaya maggot
Pembangunan TPS 3R di setiap kecamatan serta pengoperasian TPS RDF
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Melalui rencana kerja ini, Komisi C menegaskan komitmennya untuk mendorong pembangunan kota yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta menjawab persoalan infrastruktur yang masih dirasakan masyarakat Depok.
Rapat paripurna ditutup dengan harapan agar seluruh agenda yang telah dirumuskan dapat dijalankan secara konsisten demi kepentingan dan kesejahteraan warga Kota Depok.
(Lismi)
