Kisah Perawat Wanita RS Pekerja, Kartini yang Perangi Covid-19

 

WBN l Jakarta Utara  – Setahun lamanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda negeri. Setahun itu pula, insan Kartini Indonesia turut berjibaku menjadi garda terdepan dalam peperangan melawan Covid-19.

Perawat Rumah Sakit Pekerja, Cilincing Mega Nur Komala (31) menceritakan saat ini Kartini pada bidang kesehatan seperti dirinya memiliki peran penting. Perang terhadap Covid-19 bukan sekadar ucapan bibir melainkan suatu tugas yang harus dijalani meski mengancam nyawa.

“Perawat wanita di massa pandemi Covid-19 ini sulit. Sulit dalam artian seperti setiap bertugas memakai hazmat (alat pelindung diri) yang membuat sulit makan, sulit minum, sulit ke kamar kecil dan sebagainya,” ungkap Mega saat dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Tak ayal, beberapa Kartini ini pun tumbang akibat diserang pandemi Covid-19.

Beruntung bisa pulih kembali, beberapa rekan sejawat Mega telah dipanggil sang Khalik tanpa satu kata ucapan perpisahan terlontar sebelumnya.

“Karena pandemi Covid-19 ini sudah lebih dari setahun ya. Banyak dari kami (perawat) jatuh sakit karena kelelahan sampai ada yang meninggal dunia,” terangnya.

Mega yang sudah sebelas tahun menjalani profesi ini mengakui lebih ekstra terhadap perlindungan keluarga.

Dirinya harus benar-benar bersih selepas berdinas untuk menemui suami dan satu anaknya di rumah.

“Selama pandemi ini kami sekeluarga tetap menahan diri untuk membatasi keluar rumah karena khawatir nanti tertular Covid-19,” tutupnya. Rept l Sutarno l

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •