Media Warisan Budaya Nusantara
Pertumbuhan pesat dan akselerasi Koperasi Kredit (Kopdit) Sangosay yang berdiri pada tanggal 28 Mei 1983 di Kota Bajawa Kabupaten Ngada Pulau Flores Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terus ditunjukan melalui berbagai progres yang dicapai, baik dari segi pertumbuhan anggota, aset, ekspansi maupun jejaring yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Disaksikan media WBN, (17/3/2026), melalui pleno forum tertinggi Rapat Anggota Tahunan (RAT) Kopdit Sangosay yang berlangsung di Bajawa, Kopdit Sangosay mendapat apresiasi dari berbagai pihak termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada atas pertumbuhan pesat yang dicapai dan kini menuju Koperasi Primer Nasional.
Dari aspek pertumbuhan, menurut General Manager Kopdit Sangosay, Siprianus Seka, jumlah pertumbuhan anggota Kopdit Sangosay per bulan Desember 2025, sebanyak 171. 884 anggota. Terjadi penambahan anggota baru sebanyak 18.346, atau pertumbuhan 11,9%.
Sementara itu total nilai aset per Desember 2025 mencapai Rp. 1.463 triliun. Angka pertumbuhan selama Tahun Buku 2025 mencapai Rp.155,6 milyar, dengan persentase Pertumbuhan sebesar 11,9%.
Sementara itu Ketua Pengurus Kopdit Sangosay, Petrus E Y Ngilo Rato dalam sambutan RAT menyentil salah satu tantangan koperasi yakni merebaknya Koperasi Harian, Koperasi Mingguan dan Pinjol atau Pinjaman Online.
“Menghadapi tantangan demikian, Koperasi Sangosay melakukan terobosan mengeluarkan Pinjaman Type 23, yang artinya pinjaman dengan kisaran Rp. 2 juta atau Rp.3 juta untuk mendorong usaha ekonomi mikro menengah keluarga”, kata Ketua Pengurus Kopdit Sangosay, Petrus E Y Ngilo Rato.
Ia juga menegaskan bahwa Kopdit Sangosay tidak menawarkan anggota hal-hal yang instan, melainkan menawarkan proses. Yakni menabung sedikit demi sedikit, agar lama kelamaan bisa menjadi besar.
Selain itu, Koperasi Sangosay juga akan melakukan redesain atau mendesain ulang program pendidikan anggota, dengan melakukan penyesuaian-penyesuian terhadap perkembangan dan kebutuhan zaman.
Sangosay Penyangga Utama Puskopdit Flores Mandiri
Manager Puskopdit Flores Mandiri, Mikael Hengkoda Jawa dalam kata sambutannya memberikan apresiasi kepada Kopdit Sangosay yang menjadi kebanggaan dan sebagai penyangga utama Puskopdit Flores Mandiri, Nusa Tenggara Timur.
“Koperasi Kredit Sangosay melebihi standart ideal yang ditetapkan oleh Dewan Koperasi Kredit sedunia. Kopdit Sangosay merupakan salah satu Kopdit terbesar, baik dari segi anggota, aset dan volume usaha di tingkat Puskopdit Flores Mandiri. Tidak ada tandingan bagi koperasi lain yang bernaung di bawah Puskopdit Flores Mandiri. Total aset Puskopdit Flores Mandiri dan total jumlah anggota lebih dari 50% ada di Sangosay. Kopdit Sangosay Penyangga Utama Puskopdit Flores Mandiri”, ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi atas hasil audit akuntan publik untuk Laporan Keuangan Kopdit Sangosay tahun buku 2025 yang dinyatakan WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian.
“Kopdit Sangosay memiliki 34 Kantor Pelayanan di 13 Kabupaten Kota dalam wilayah NTT dan sedang melakukan ekspansi dan aksekerasi keluar NTT, diantaranya mulai membuka Pos Pelayanan di Makasar Sulawesi Selatan. Dengan demikan Kopdit Sangosay beranjak dari Koperasi Primer Provinsi naik ke Koperasi Primer Nasional”, tegas Manager Puskopdit Flores Mandiri, Mikael Hengkoda Jawa.
Ia merekomendasikan tiga hal, pertama memperkuat sistem pengendalian internal berbasis digitalisasi.
Kedua, merawat soliditas tim dan jejaring.
Ketiga, menjadikan pendidikan sebagai jantung kehidupan dan keberlanjutan koperasi kredit untuk menumbuhkan semangat keswadayaan, solidaritas, inovasi dan kesatuan atau yang dikenal dengan Panca Pilar Kopdit.
Pemda Ngada Berikan Apresiasi
Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada memberikan apresiasi kepada segenap stake holder Kopdit Sangosay yang terus membantu daerah dalam mendorong masyarakat untuk hidup sejahtera.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kepala Daerah Kabupaten Ngada, Raymundus Bena saat membuka Pleno RAT Kopdit Sangosay, (17/3/2026) di Bajawa.
“Saya sendiri secara pribadi sudah masuk 24 tahun sebagai anggota Kopdit Sangosay. Saya bangga menjadi bagian dari koperasi ini. Dan mewakili masyarakat Ngada tidak lupa Pemda Ngada memberikan apresiasi kepada Kopdit Sangosay yang dengan caranya terus mendorong serta memperkuat kehidupan ekonomi masyarakat di daerah ini. Melalui RAT Koperasi kali ini, Pemerintah Daerah juga mendorong Kopdit Sangosay agar terus menjaga dan semakin memperkuat komitmen pelayanan terbaik kepada seluruh anggota, demi kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Kita juga mendorong Sangosay terus membangun tatanan perekonomian masyarakat, daerah, provinsi maupun nasional”, kata Bupati Ngada, Raymundus Bena.
Koperasi tidak boleh hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi harus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat.
Bupati Raymundus Bena juga meminta koperasi untuk ikut mendorong seluruh anggota untuk mau menjadi agen penyuplay bahan baku dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Ngada, NTT.
WBN
