Media Warisan Budaya Nusantara
Bupati Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur, Raymundus Bena didampingi Wakil Bupati Bernadinus Dhey.Ngebu menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngada Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Ngada, pada Senin (30/3/2026).
Dalam keterangannya, Bupati Ngada menyampaikan Pemerintah Daerah bersama DPRD sebelumnya telah menyepakati arah kebijakan pembangunan daerah yang dituangkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.
“Prioritas pertama diarahkan pada percepatan peningkatan daya saing ekonomi daerah yang bertumbuh pada sektor pertanian, agroindustri, koperasi, serta pariwisata berbasis perdesaan yang inklusif dan berwawasan lingkungan. Prioritas kedua, difokuskan pada percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, serta memiliki etos kerja yang tinggi. Ketiga, diarahkan pada kelanjutan dan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana wilayah, baik di perdesaan maupun perkotaan, guna meningkatkan aksesibilitas serta mengurangi disparitas antarwilayah. Keempat, percepatan kemandirian kelembagaan bidang sosial, ekonomi, politik, budaya, keagamaan dan olah raga agar mampu berpartisipasi aktif dalam pemenuhan hak-hak masyarakat. Kelima, petcepatan reformasi birokrasi melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang efisien, efektif, bersih, dan demokratis dengan pendekatan kolaboratif dan adaptif serta mengutamakan pelayanan prima kepada msyarkat”, ungkap Bupati Raymundus Bena.
Indeks Pembangunan Manusia
Bupati Ngada, Raymundus Bena juga mengumumkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan manusia secara komprehensif.
IPM sendiri mencerminkan capaian pembangunan dalam tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, serta standar hidup layak.
“IPM Kabupaten Ngada meningkat secara bertahap dari 70,37 pada tahun 2021 menjadi 72,53 pada tahun 2025. Hal ini menunjukan adanya perbaikan kualitas pembangunan manusia di Ngada. Secara substansi angka 72,53 mencerminkan masyarakat telah memiliki capaian yang cukup baik dalam tiga dimensi utama pembangunan manusia, yaitu kesehatan (umur panjang dan hidup sehat), pendidikan (pengetahuan), dan standar hidup layak”, ungkap Bupati Raymundus, (30/3).
W B N
