Kepala Desa Pastikan Latar Belakang Bocah di NTT Yang Akhiri Hidup Kategori Kemiskinan Ekstrem

Media Warisan Budaya Nusantara 

Kepala Desa Naruwolo Kecamatan Jerebuu Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dionisius Yohanes Roa, kepada wartawan, Rabu (4/2/2026), di Jerebuu menerangkan status ekonomi dari ibu kandung dan nenek yang mengasuh bocah YBR (10), Pelajar Kelas IV Sekolah Dasar di Ngada, yang mengakhiri hidupnya dengan jalan diduga bunuh diri, adalah kategori kemiskinan ekstrem.

Kepala Desa menerangkan bahwa semasa hidup almarhum bocah YBR tinggal dengan neneknya di pondok yang penuh dengan segala keterbatasan ekonomi.

Sedangkan ibu kandung dari almarhum bocah YBR tinggal di rumah adat, menjaga rumah adat atas mandat suku.

Ibu kandung bocah YBR ditinggal pergi oleh sang suami yang merantau ke Kalimantan.

Kondisi ibu kandung dari almarhum bocah YBR juga sangat susah, penuh keterbatasan.

Menurutnya, berdasarkan kondisi real pantauan pemerintah desa, kondisi keluarga almarhum bocah YBR adalah kemiskinan ekstrem.

WBN

 

 

 

 

Share It.....