Azan Pitu Titah Sunan Gunung Jati Cirebon
foto: antara

WBN, Cirebon – Wisata religi tidak akan pernah ada habisnya kita jelajahi se-nusantara ini, Seperti di masjid agung sang cipta rasa cirebon, yang satu ini yaitu  yang biasanya di kumandankan dengan tuju Azan Pitu (Red-Muadjin),  merupakan titah dari Sunan Gunung Jati Cirebon sebagai strategi mengalahkan pendekar jahat berilmu hitam pada abad ke 15. Pendekar tersebut bernama Menjangan Wulung.

Dia menuturkan, saat itu Menjangan Wulung suka berdiam diri di kubah masjid. Perilakunya selalu meresahkan masyarakat terutama setiap ada muadjin melantunkan azan hingga saat hendak ibadah salat.

“Setiap muadzin yang melantunkan azan dan jamaah selalu meninggal terkena serangan Menjangan Wulung,”.

Melihat kejadian yang terus terulang, Sunan Gunung Jati meminta tujuh orang melantunkan azan secara bersamaan. Namun, setelah azan selesai, seketika terdengar suara ledakan dari bagian atas bangunan masjid.

Dikisahkan, pendekar jahat tersebut yang berada di kubah masjid terluka, terpental hingga darahnya berceceran. Konon, saat terpental, kubah Masjid Agung Sang Cipta Rasa Cirebon ikut terbawa hingga menumpuk diatas kubah Masjid Agung Serang Banten.

“Konon ceritanya, karena itulah Masjid Sang Cipta Rasa Cirebon tidak mempunyai kubah, sedangkan Masjid Agung Serang Banten mempunyai dua buah kubah yang bertumpukan,”

red-wbn