Media Warisan Budaya Nusantara
Lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur akan mendalami seluruh materi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Ngada tahun anggaran 2025, yang telah disampaikan kepada lembaga dewan setempat, pada Senin (30/3/2026) di Bajawa.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji saat ditanyai media WBN usia DPRD mendengarkan Pidato LKPJ Bupati Ngada, Raymundus Bena, (30/3).
“Terkait dengan LKPJ yang telah disampaikan oleh Bupati Ngada, itu masih bersifat rangkuman pengantar LKPJ yang disampaikan pada rapat paripurna. Pertama, lembaga dewan patut menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas pengelolaan pemerintahan selama tahun 2025 yang terangkum dalam pelaksanaan APBD, pelaksanaan program-program pemerintah yang berasal dari RPJMD. Dari gambaran capaian, kita menyimak bersama bahwa belum sepenuhnya sesuai dengan target-target yang ditetapkan”, kata Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji.
Untuk itu, lanjutnya, akan dikuliti lebih jauh, secara lebih mendetail melalui pansus yang melibatkan komisi-komisi serta mitra terkait.
“Pencapaian-pencapaian yang disampaikan secara kuantitas, akan diuji lebih mendalam secara kualitas oleh pansus yang telah terbentuk”, tambahnya.
Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Ngada tahun 2025 oleh lembaga dewan diketuai oleh Wilhelmus Bate atau biasa disapa Wempi Bate dari Perutusan Gerindra Ngada.
Sebelumnya diberitakan WBN, Bupati Ngada Provinsi Nusa Tenggara Timur, Raymundus Bena didampingi Wakil Bupati Bernadinus Dhey.Ngebu menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngada Tahun Anggaran 2025, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Ngada, pada Senin (30/3/2026).
Dalam keterangannya, Bupati Ngada menyampaikan Pemerintah Daerah bersama DPRD sebelumnya telah menyepakati arah kebijakan pembangunan daerah yang dituangkan dalam lima prioritas pembangunan daerah, sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.
“Prioritas pertama diarahkan pada percepatan peningkatan daya saing ekonomi daerah yang bertumbuh pada sektor pertanian, agroindustri, koperasi, serta pariwisata berbasis perdesaan yang inklusif dan berwawasan lingkungan. Prioritas kedua, difokuskan pada percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, produktif, berkarakter, serta memiliki etos kerja yang tinggi. Ketiga, diarahkan pada kelanjutan dan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana wilayah, baik di perdesaan maupun perkotaan, guna meningkatkan aksesibilitas serta mengurangi disparitas antarwilayah. Keempat, percepatan kemandirian kelembagaan bidang sosial, ekonomi, politik, budaya, keagamaan dan olah raga agar mampu berpartisipasi aktif dalam pemenuhan hak-hak masyarakat. Kelima, petcepatan reformasi birokrasi melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang efisien, efektif, bersih, dan demokratis dengan pendekatan kolaboratif dan adaptif serta mengutamakan pelayanan prima kepada msyarkat”, ungkap Bupati Raymundus Bena.
WBN
