Media Warisan Budaya Nusantara
Ketegangan di Timur Tengah semakin kacau usai militer Iran mengumumkan telah berhasil menembak jatuh sebuah drone canggih buatan China, Drone Wing Long II di wilayah selatan Iran, Shiraz, pada April 2026.
Wing Loong II merupakan drone tempur (UCAV) jarak jauh dengan kemampuan pengintaian dan serangan presisi tinggi.
Drone Wing Loong II diduga dioperasikan oleh salah satu negara Arab
Insiden ini memicu kegemparan diplomatik karena pesawat nirawak tersebut diduga kuat dioperasikan oleh salah satu negara Arab anggota koalisi yang berseberangan dengan Teheran.
Pihak Teheran mengklaim bahwa drone tersebut melakukan pelanggaran kedaulatan dengan memasuki wilayah udara mereka untuk misi pengintaian strategis.
Penemuan puing-puing drone China ini menempatkan Beijing dalam posisi dilematis, mengingat mereka berusaha menjaga hubungan baik dengan Iran sekaligus menjadi pemasok utama senjata bagi negara-negara Arab.
Untuk sementara belum ada negara Arab yang secara resmi mengakui kepemilikan drone tersebut.
Insiden ini memperburuk krisis kepercayaan di kawasan.
Situasi yang kian tak terkendali dikhawatirkan akan memicu perlombaan senjata elektronik dan serangan balasan yang lebih menghancurkan.
W B N
