Walikota Ambon Terjun Langsung Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Anak

WBN | Maluku-Sebagai bentuk upaya untuk mensukseskan sinergi percepatan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 6-11 tahun, Personil Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Maluku yang dipimpin oleh Bripka Sumardi, terjun langsung ke lokasi vaksinasi bersama dengan tenaga kesehatan dan Anggota TNI yang pelaksanaannya di SD Negeri 1 Passo. Ambon (Rabu, 12/01/2022)

 

Ratusan bahkan ribuan dosis vaksin disediakan, dengan sasaran anak-anak usia 6 – 11 tahun. Walikota Ambon, Richard Louhenapessy SH yang meninjau langsung pelaksanaan mengatakan bahwa “antusias anak-anak dalam melaksanakan vaksin di wilayah ambon terbilang cukup tinggi, oleh karena itu seluruh stakeholder diharapkan mampu menjalankan fungsi masing-masing agar tercapai target vaksinasi sesuai yang diinginkan”

 

Bripka Sumardi menuturkan bahwa “selain memberi rasa aman terhadap masyarakat yang membawa anaknya untuk divaksin, personil Brimob juga turut membantu masyarakat untuk mengisi biodata peserta vaksin, mengarahkan masyarakat yang menemui kendala, bahkan mengatur antrian masyarakat yang jumlahnya cukup banyak”

 

“Bantuan apapun akan kami berikan kepada masyarakat sesuai dengan tugas, fungsi dan kemampuan yang kami miliki. Sehingga pelaksanaan vaksin ini tetap berjalan lancar dan teratur.” lanjut Bripka Sumardi

 

Di tempat terpisah, Wakil Komandan Kompi 1 Batalyon A Pelopor menyampaikan bahwa “kami dari Kompi 1 Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Maluku selalu mengerahkan anggota turun ke lapangan guna mendukung program pemerintah dalam pencapaian target vaksinasi. Adapun Gerakan Vaksinasi Serentak tersebut bertujuan untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dilaksanakan 100% pada pekan ini dan melindungi anak-anak dari keterpaparan COVID-19 khususnya varian baru yaitu Omicron yang perkembangannya cukup cepat”

 

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes Pol. M. Guntur S.I.K, dalam keterangannya mengatakan bahwa “Anak-anak kita adalah generasi yang mengisi posisi penting di tahun 2045 karena tahun 2030 kita memiliki potensi 60 persen masyarakat kita berada di usia produktif. Untuk bisa mempersiapkan SDM unggul, mau tak mau anak-anak kita harus kita jaga dari risiko terkait munculnya varian baru atau varian-varian yg nanti muncul. Yang kita lakukan salah satunya memberikan kekebalan imunitas dengan vaksin,”

 

Kegiatan vaksinasi khususnya bagi anak-anak ini perlu segera dilakukan agar generasi penerus kita kelak dapat terproteksi secara maksimal. Tidak dapat dipungkiri bahwa anak-anak dapat berpotensi menjadi carrier yang dapat menimbulkan cluster baru di sekolah maupun dirumahnya dan hal tersebut dapat dicegah melalui vaksin.

Reporter Ali

Share It.....