Event : UNDER THE VOLCANO, 4-5 April 2020

WBN, JAKARTA – Terinspirasi dari “Syair Lampung Karam”, Karya Muhammad Saleh, 1883 Mengulang kesuksesan I LA GALIGO, Ciputra Artpreneur bersama Bumi Purnati Indonesia menghadirkan UNDER THE VOLCANO untuk pertama kalinya di Jakarta.

(kiri) Ny. Karlina Chandra, Gubernur lampung, (Kanan) Ny. Rina Ciputra

“Ny. Rina Ciputra dan Ny. Karlina Chandra Bersama Gubernur lampung, Mengharapkan masyarakat indonesia mengenal sejarah Gunung Krakatau eruption Tahun 1883”

Dalam pesan singkatnya Ny. Karlina Chandra “Saya menyampaikan penghargaan kepada pelaksana yang telah membuat acara yang sangat bermutu dan saya akan hadir dalam acara tersebut”.

Pagelaran teater karya sutradara Yusril Katil ini pertama kali dipentaskan dalam Olimpiade Teater ke-6 di Dayin Theatre, Beijing, Tiongkok pada 7 dan 8 November 2014. Lalu pada 21-23 April 2016, di Theatre Works, Singapura.

Pada 24 November 2018, “Under The Volcano” juga mendapatkan kesempatan untuk hadir dalam perhelatan Budaya Borobudur Writers & Cultural Festival (BWCF) 2018 di Panggung Akshobya Candi Borobudur, Magelang, Yogyakarta.

Terinspirasi dari “Syair Lampung Karam” karya Muhammad Saleh, “Under The Volcano” mengangkat tema bencana alam yang disebabkan letusan gunung Krakatau, disertai gempa dan tsunami pada 1883. ⠀

Pementasan ini dibagi menjadi enam bagian dan dilakonkan dengan narasi berbahasa Indonesia yang diperkuat dengan elemen tarian, musik, dan efek visual yang menakjubkan. Musik dan tarian didasarkan pada bentuk-bentuk tradisional Melayu yang digubah untuk mencerminkan berlalunya waktu, berdampingan dengan musik dan tarian kontemporer.

Pesan dari “Under the Volcano” adalah “jika hari ini adalah tahun 1883, untuk bertahan hidup di dunia ini seseorang harus bergantung pada bantuan orang lain”

NN