30 views

Dialog Budaya Nasional di Auditorium IAIN Manado Resmi diBuka

Manado, Sulawesi Utara – Balai Pelestarian Nilai Budaya Manado (BPNB) Sulut Wilayah kerja Sulut, tengah dan Gorontalo (Sulittenggo) Bersinergi bersama Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado,dalam kegiatan Dialog Nasional bertajuk “Merajut KeBhineka Tunggal Ika-an dalam Bingkai Keharmonisan” Kepala BPNB Sulut Apolos Marisan mewakily Dirjen Kebudayaan kemendikbud RI membuka Resmi kegiata. Dialog budaya Nasional disaksikan Rektor IAIN Delmus Puneri Salim, S.Ag, M.A, M.Res.,Di hadiri Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Sulut Drs. Ferry Jones Sangian. S. Sos, MAP, Kepala BPNB Sulut Apolos Marisan dan perwakilan Dirjen kebudayaan,Sesditjen kebudayaan Sri Hartini, bragen setditjenbud serta budayawan dan pimpinan kepala BPNB Seluruh Provinsi, Balai Arkeologi memenuhi Undangan Dialog di lokasi Kampus IAIN Manado hari ini, Jumat( 06/09) pukul. 18.00 wita.

Foto Bersama mahasiswa/i IAIN Manado

Dalam rangka peningkatan akses dan kemitraan di antara pemangku kepentingan kebudayaan baik lembaga pemerintah maupun komunitas masyarakat untuk memperkuat keindonesian, perlu menghimpun pemikiran dan pemahaman atas isu aktual yang berkembang yang hendak memecah bela bangsa Indonesia. Makanya dialog budaya nasional ini perlu diselenggarakan, “Guna merajut kembali hubungan yang mulai retak akan mempersatukan bangsa Indonesia dan tupoksi BPNB yakni melestarikan,
Melindungi nilai budaya yang ada” Menurut Kepala BPNB Sulut Apolos Marisan saat membuka Dialog.

Hal Senada diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Drs. Ferry J. Sangian,S.Sos,MAP dalam kaitan merajut kembali hubungan yang mulai retak namun harus di nilai rasa persatuan dalam menjalin rasa kekeluargaan”jelas Sangian

(kiri) Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut Drs. Ferry J. Sangian,S.Sos,MAP.
(Kanan) Rektor IAIN Delmus Puneri Salim, S.Ag, M.A, M.Res.

Menghadiri undangan nasional ini membuat Kepala BPNB Ambon Drs. Rusli Manorek,kepada awak media wbn mengatakan ” Menciptakan Rasa Persaudaraan yang tinggi akan mampu menghindari konflik dan isu aktual yang negatif. Karna sepatutnya Torang samua Basudara (red, kita semua Bersaudara)” pungkas Manorek tuama asal minahasa saat ini nahkodai BPNB Ambon.

Saat acara berlangsung tari – tarian budaya asal daerah Sulawesi Selatan adat Bugis dipertunjukan dan diperankan mahasiswa IAIN manado sehinggah suasana ramai terhibur tercipta rasa kebersamaan.

Penulis : Tevri669. | Red-wbn Hs.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *