MAROS,Sulsel– Pengurus Koti Mahatidana Pemuda Pancasila (PP) MPW Sulawesi Selatan melalui Komandan Koti, Rizal Bahri, S.H., M.H., menggelar konsolidasi internal guna membahas berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Maros, Minggu (06/04/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di sela-sela agenda takziah atas wafatnya salah satu keluarga besar Pengurus Koti Mahatidana PP MPW Sulsel. Momen ini dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus forum diskusi ringan namun strategis terkait kondisi sosial di masyarakat.
Dalam keterangannya, Rizal Bahri menegaskan bahwa saat ini masyarakat dihadapkan pada sejumlah potensi “bencana sosial” yang memerlukan perhatian bersama, khususnya dalam bentuk edukasi dan pendekatan persuasif kepada warga.
“Beberapa persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat perlu disikapi dengan bijak. Dibutuhkan peran aktif seluruh elemen, termasuk Koti Mahatidana, untuk hadir memberikan edukasi agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga stabilitas sosial di wilayah Kabupaten Maros. Edukasi kepada masyarakat dinilai penting, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan solidaritas sosial.
Selain itu, Koti Mahatidana PP MPW Sulsel juga berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan sosial yang dapat merugikan masyarakat luas.
“Kami berharap kehadiran Koti Mahatidana dapat menjadi bagian dari solusi di tengah masyarakat, bukan justru menjadi bagian dari persoalan. Oleh karena itu, pendekatan humanis dan edukatif akan terus kami kedepankan,” tambahnya.
Kegiatan konsolidasi tersebut berlangsung dengan penuh kekeluargaan, mengedepankan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian sosial, sejalan dengan semangat organisasi dalam mengabdi kepada masyarakat.
