Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo: Kalian Tidak Sendiri, Kita Bersama Untuk Proses Penyembuhan

WBN | Bandung – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., memberikan pengarahan terkait pentingnya memelihara kesehatan kepada personel jajaran Kodam III/Slw yang menderita sakit menahun dan penyandang disabilitas, bertempat di Aula Manunggal Denmadam III/Slw Jl. Kalimantan No. 14, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/7).

Hal tersebut disampaikan Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto di sela – sela kegiatannya mendampingi Pangdam III/Slw memberikan pengarahan kesehatan di Aula Manunggal Denmadam III/Siliwangi.

Pengarahan tersebut, lanjut Kapendam, diikuti oleh 148 personel jajaran Kodam III/Slw yang saat ini menderita sakit menahun dan penyandang disabilitas, sekaligus juga dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan serta berkonsultasi hingga mendapat tindakan lebih lanjut.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para personel yang saat ini menderita sakit menahun serta mendata kemampuan atau kelebihan masing masing personel guna dipertajam kemampuannya agar memiliki kualitas yang mumpuni,” ujarnya.

Dalam arahannya, Pangdam menyampaikan bahwa dirinya sengaja mendatangkan personel yang sedang mengalami kondisi yang kurang sehat yang menurutnya, personil tersebut belum waktunya untuk menerima resiko itu, seperti halnya korban tempur, korban kecelakaan, serta korban karena sakit. Oleh karena itu dari 3 klasifikasi tersebut, maka perlu ada metodologi atau cara menyikapi agar tidak menambah korban.

Di sisi lainnya menurut Pangdam, saat ini penyakit yang paling trend (dialami) mulai dari penyakit stroke, jantung, hingga sakit hati karena permaslahan keluarga. Sakit yang dialami merupakan sakit yang tumbuh karena diri sendiri bukan karena orang lain. Sementara hal mendasar yang menjadi kurang bisa diterima oleh Pangdam adalah kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi kepada tim kesehatan terkait hal – hal yang kalian alami. Kalian tidak sendiri, kalian bersama dalam proses penyembuhan. Selagi kita masih dinas, hargai diri kita sendiri selagipun itu dalam keadaan cacat. Jagalah kesehatan masing – masing, karena tenaga kesehatan hanya bisa membantu, selebihnya kembali kepada diri sendiri,” ujar Pangdam.

Kepada para dokter dan perawat, Pangdam menegaskan agar merawat dan memberikan pelayanan kesehatan yang sungguh-sungguh kepada para prajurit maupun PNS yang sedang mengalami sakit menahun dan disabilitas. Pegang teguh prinsip kesehatan Militer, dokter militer, bukan dokter atau perawat yang lebih mengarah kepada menunggu prajurit atau PNS untuk berobat,

Di akhir pengarahannya, Pangdam berharap, semoga dengan adanya kegiatan pengecekan kesehatan sekarang ini, dapat menemukan jalan keluarnya dan dapat menjadi media komunikasi yang baik dengan diawali oleh Pangdam sendiri.

Sementara itu Sertu Jhoni anggota Kodim 0615/Kuningan, Korem 063/Cirebon, yang mederita Diabites sejak 2 tahun lalu dengan kadar gula darah berkisar 285 mg/dl, mengucapkan terima kasih kepada Pangdam III/Siliwangi, atas perhatiannya kepada prajurit dan PNS yang mengalami sakit menahun dan disabilitas.

“Saya secara pribadi dan mewakili rekan-rekan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian Bapak Pangdam kepada kami. Dengan adanya pengarahan ini, saya merasa mempunyai semangat baru untuk mengobati diri dan berkeyakinan sembuh seperti sediakala. Semoga apa yang dilakukan Bapak Pangdam menjadikan amal ibadah,” tuturnya. (Hidayat Kabiro Tasikmalaya). / Sumber : Pendam III/Siliwangi.

Share It.....