Penuh Tawa dan Pesan Moral, Intip Kemeriahan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Pabean 2 Sedati

Media WBN|SIDOARJO — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Pabean 2 Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berlangsung semarak, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Serba Guna SDN Pabean 2, Jalan Abdul Rahman No. 65, Pabean, Kecamatan Sedati, itu diikuti ratusan peserta yang terdiri atas siswa, wali murid, serta jajaran guru.

Kepala SDN Pabean 2 Sedati, Sudarmadi, turut hadir dalam kegiatan yang dikemas tidak sekadar sebagai seremoni keagamaan. Rangkaian acara diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari bazar, lomba, hingga menghadirkan bintang tamu pendongeng anak nasional.

Kehadiran Kak Harris, yang memiliki nama lengkap Harris Rizki Akhiruddin, menjadi salah satu magnet utama acara. Pendongeng anak tersebut tampil membawa konsep dongeng interaktif yang memadukan cerita, humor, serta karakter boneka Ayis.

Suasana gedung serba guna pun berubah menjadi ruang penuh tawa. Anak-anak diajak tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi juga berinteraksi secara langsung sehingga pesan moral dalam dongeng lebih mudah diterima.

Salah satu siswa, Alifia Anisa Rahma, mengaku senang mengikuti pertunjukan tersebut.

“Saya senang ada dongeng karena dongengnya seru dan sangat lucu, apalagi ada Boneka Ayis.”

Bagi sekolah, menghadirkan dongeng dalam peringatan Maulid Nabi menjadi cara kreatif untuk mendekatkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dengan dunia anak. Pesan tentang akhlak, kebaikan, kejujuran, kepedulian, dan sikap saling menghormati dapat disampaikan melalui bahasa yang lebih ringan dan menyenangkan.

Kak Harris dikenal aktif dalam dunia dongeng dan hiburan anak. Roadshow di SDN Pabean 2 Sedati menjadi salah satu bagian dari rangkaian kegiatan mendongeng yang dilakukannya di berbagai kota besar.

Kehadiran pendongeng nasional tersebut sekaligus memberikan warna berbeda dalam peringatan Maulid Nabi. Jika kegiatan keagamaan biasanya identik dengan ceramah dan acara seremonial, SDN Pabean 2 Sedati mencoba menghadirkan pendekatan yang lebih dekat dengan karakter peserta didik sekolah dasar.

Di tengah tantangan pendidikan anak pada era digital, pendekatan kreatif seperti dongeng memiliki ruang penting. Anak tidak hanya membutuhkan informasi, tetapi juga pengalaman belajar yang mampu menyentuh imajinasi, emosi, dan karakter mereka.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Pabean 2 Sedati akhirnya bukan sekadar agenda tahunan. Bazar, perlombaan, dan pertunjukan dongeng menjadi satu rangkaian yang mempertemukan unsur pendidikan, kreativitas, hiburan, serta penanaman nilai keagamaan.

Ratusan siswa, wali murid dan guru pun mendapatkan pengalaman berbeda: merayakan Maulid Nabi dengan cara yang dekat dengan dunia anak—ceria, interaktif, tetapi tetap sarat pesan moral. (Dede kontributor)

Share It.....