30 Bilik Isolasi Mandiri Disiapkan Buat Warga di GOR Pademangan

Jakarta-Utara, WBN – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara meninjau Bilik Isolasi Mandiri yang didirikan di Gelangang Olahraga Remaja (GOR) Kecamatan Pademangan. Didirikannya ruang kesehatan yang menyediakan 30 bilik ini merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota Jakarta Utara dan masyarakat Pademangan.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan penyediaan bilik isolasi mandiri merupakan kolaborasi jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dengan masyarakat Kecamatan Pademangan, khususnya Kelurahan Pademangan Barat. “Ada 30 bilik isolasi mandiri yang dipinjamkan oleh BPBD Provinsi DKI Jakarta yang rencananya digunakan untuk warga di wilayah Kecamatan Pademangan,” katanya Minggu (31/5).

Menurut Sigit, pendirian bilik isolasi mandiri ini sudah dibicarakan dengan berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Pademangan.
“Kami juga sudah berdialog dengan unsur-unsur masyarakat baik RT, RW, LMK maupun FKDM terkait dengan bagaimana pemahaman dan penerimaan masyarakat akan hadirnya ruang karantina mandiri ini, dari dialog secara prinsip masyarakat memahami, mendukung adanya ruang ini,” ucapnya.

Dengan adanya bilik isolasi mandiri ini, Sigit berharap masyarakat Pademangan yang lingkungannya tidak cukup menunjang untuk proses karantina mandiri dapat memanfaatkan ruangan ini. Dukungan sesama warga kepada warga yang sedang menjalani karantina di tempat tersebut juga diharapkan dapat membantu penyembuhan.
“Dengan kedekatan akses dan interaksi masyarakat yang homogen karena saling mengenal, harapannya dapat menambahkan semangat untuk bisa segera sembuh,”tuturnya.

Sementara Camat Pademangan Mumu Mujtahit mengatakan jika bilik isolasi mandiri ini didirikan untuk masyarakat yang membutuhkan istirahat.
“Perlu isolasi agar mereka tidak berinteraksi dan juga mencegah pemaparan ke orang lain,” katanya.

Diingatkan oleh Mumu ruang isolasi ini bukanlah rumah sakit, Puskesmas ataupun fasilitas kesehatan.
“Disini akan kita membuat mereka lebih nyaman dari pada harus di rumah, yang tidak memungkinkan mereka melakukan isolasi, mudah mudahan warga berkenan. Ruang ini semata untuk transit masyarakat. Seandainya ada tempat yang lebih baik akan kita rujuk ke sana,” tuturnya. Reporter (Bintarsih)