Peduli Lingkungan, Kadis PLH Sulsel Berharap IKU IKLH Dimasukkan Dalam RPJMD

MAKASSAR-Kepala Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Ir.H Andi Hasdullah, M.Si menyimpulkan Pointer virtual strategi capaian Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Provinsi Sulawesi Selatan region sulawesi – maluku. Selasa (21/07/2020).

Andi Hasdullah mengurai indikator utama lingkungan hidup sesuai hasil pointer virtual terkait kinerja pemda tentang IKU IKLH agar dimasukkan dalam RPJMD.

“indikator utama lingkungan IKU IKLH harus Menjadi kinerja pemda yang dimasukkan dalam RPJMD sehingga jadi indikator yang harus dilaksanakan,”Urai kadis PLH Sulsel.

Saat ini status IKLH sulsel kualitas air, udara, air laut dan tutupan lahan masih dalam nilai yang normal sesuai target.

Menurutnya, terkait D3TL daerah dan kebencanaan diberbagai daerah di sulsel termasuk masamba kabupaten Luwu Utara maka yang perlu diperhatikan adalah memastikan beban yang normal pada daya dukung dan daya tampung wilayah kabupaten kota masing-masing melalui interversi kebijakan terutama dalam pembinaan dan pengawasan pengelolaan lingkungan.

Lebih spesifik lagi daerah hulu dan bantaran sungai dengan mempertahankan vegetasi yang aman untuk kelestarian lingkungan.

“Melakukan perbaikan hulu dan hilir pasca banjir untuk penanganan yang berjangka panjang, dugaan penyebabnya adalah akumulasi faktor alam dan juga aktifitas manusia yang tak terkontrol,”Sebut Andi Hasdullah.

Pendekatan SDGs yang terus kita lakukan adalah penguatan pembinaan untuk pembangunan ramah lingkungan melalui proper award untuk industri dan 3 R untuk pengelolaan sampah dan LB3 berbasis rumah tangga.

“Target kita kapasiatas pengolahan sampah didaerah bisa mencover 70 persen dan terjadi penurunan sekitar 30 persen secara bertahap, Semuanya itu berujung pada target pembangunan yang berkelanjutan terutama di sulse sebagai pusat pengembangan ekonomi dan berbagai bidang lainnya di kawasan timur indonesia,”Jelasnya.

Termasuk penguatan pengawasan tatakelola yang bisa berujung pada sanksi administrasi, perdata bahkan pidana terahadap pencemaran dan pengrusakan lingkungan hidup.

(Reporter: Hasyim)