Tewas Gantung Diri, Tim Inafis Dan Unit Reskrim Polsek Somba Opu Lakukan Olah TKP

Gowa-Seorang ibu rumah tangga di Kab Gowa ditemukan tewas gantung diri di dalam kamar rumahnya dengan seutas kabel antena TV

Kronologis kejadian berawal pada Jumat pagi (25/09/2020) pukul jam 04.00 WITA bertempat di BTN Mutiara Permai Kel. Manggarupi Kec. Somba opu Kab. Gowa saksi Sdr. Asmaul mendengar suara teriakan dari dalam kamar korban kemudian dilakukan pengecekan dan melihat korban an. Perm Balairung (38), dalam posisi tergantung dibelakang pintu kamar dengan seutas kabel.

Melihat kejadian tersebut selanjutnya saksi meminta bantuan kepada rekannya kemudian bersama sama mengangkat korban lalu dibawa ke rumah sakit syekh Yusuf Kabupaten Gowa.

Hasil pemeriksaan tim medis menjelaskan bahwa korban dinyatakan kan an meninggal dunia selanjutnya para saksi menyampaikan hal tersebut kepada pihak keluarga lalu jenazah pun diserahkan dan dipulangkan ke rumah korban.

Atas kejadian tersebut selanjutnya tim inafis Polres Gowa bersama penyidik Reskrim Polsek somba Opu mendatangi dan melakukan olah TKP dan dari hasil olah TKP berhasil diamankan seutas kabel antena TV yang digunakan korban gantung diri.

Dari keterangan anak korban menjelaskan bahwa korban sebelum menikah sempat di rawat di rumah sakit karena mengalami masalah kejiwaan. Selain itu setiap melihat cicak dan semut merasa ketakutan lalu membunuhnya bahkan, anak korban pun menjelaskan bahwa ibunya kerap kali berbicara tentang cara bunuh diri.

Usai dilakukan olah TKP selanjutnya penyidik melakukan komunikasi dengan pihak keluarga korban kemudian pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi.

Kasubbag Humas Polres Gowa saat dikonfirmasi terkait ditemukannya warga yang gantung diri mengatakan,”pihak penyidik Reskrim Polsek somba Opu telah melakukan koordinasi dengan tim inafis kemudian bersama-sama mendatangi dan melakukan olah TKP. Terhadap jenazah telah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan namun, kasus ini tetap akan kami selidiki untuk mengungkap motif dari kejadian tersebut, terang AKP. M. Tambunan.

Reporter: Herianto