NAGEKEO, WBN — Pemerintah Kelurahan Danga bersama puluhan warga dan personel Brigade Infanteri (Brigif) menggelar aksi bersih lingkungan di sepanjang jalan protokol dan saluran drainase Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gotong royong dilakukan untuk menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-31 tingkat Provinsi NTT yang akan dibuka pada 19 Juni 2026.
Lurah Danga, Yohanes Lado menyampaikan bahwa Kelurahan Danga merupakan episentrum Ibu Kota Nagekeo. Sebagai tuan rumah, warga setempat berkomitmen memberikan kesan aman dan nyaman bagi kafilah dari seluruh kabupaten di NTT.
Selain sebagai syiar keagamaan, ajang dua tahunan ini juga menjadi momentum penting untuk mempromosikan potensi daerah ke tingkat regional.
Namun, pelaksanaan kerja bakti menghadapi kendala operasional. Yohanes menyayangkan minimnya dukungan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis di Kabupaten Nagekeo.
Upaya koordinasi untuk meminjam alat berat guna mengeruk sedimen drainase kerap ditolak dengan berbagai alasan birokrasi, mulai dari ketiadaan bahan bakar minyak (BBM), kerusakan armada, hingga ketiadaan sopir.
“Ini kegiatan tingkat provinsi yang membawa nama baik kabupaten, bukan hanya kelurahan. Seluruh panitia dan dinas teknis yang namanya ada di dalam SK Bupati seharusnya turun ke lapangan dan bergerak bersama, bukan sekadar aktif di grup percakapan,” ujar Yohanes saat ditemui di sela-sela pembersihan, baru-baru ini.
Untuk menyiasati keterbatasan armada angkut dari pemkab, pihak kelurahan menggandeng 42 ketua rukun tetangga (RT) dan personel dari TNI Angkatan Darat untuk membersihkan sampah secara manual.
Komandan Peleton Brigif Kodam IX/Udayana Letnan Dua Ihza Faisa Asikhin menyatakan, keterlibatan 42 personelnya merupakan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menjaga pertahanan, kehadiran satuan baru di Nagekeo ini juga difokuskan pada aksi sosial dan kelestarian lingkungan.
“Prinsipnya kami siap mendukung kesuksesan MTQ tingkat provinsi di Nagekeo. Kerja bakti ini adalah bentuk dukungan nyata kami agar Kota Mbay siap menyambut para tamu,” kata Ihza.
Pemerintah kelurahan mengapresiasi respons cepat TNI yang peduli terhadap estetika kota jelang acara besar regional tersebut.
Warga berharap, sinergi ini dapat memicu kepedulian yang sama dari instansi pemerintah daerah lainnya demi menjaga wajah Ibu Kota Kabupaten Nagekeo selama perhelatan berlangsung.
WBN — Wil
