Kain Tenun Maluku

Kain Tenun Merupakan sebuah hasil karya alami yang di oleh dengan alat-alat sederhana. Dengan menggunakan tenaga manusia

Kain tenun merupakan hasil olahan dari penggabungan beberapa benang kapas secara memanjang dan melintang sehingga menghasilkan hasil karya yang sangat indah.

Pembuatan kain tenun ini bukan saja ada di pulau jawa, sumatra, kalimantan bahkan Nusa Tenggara Timur. Namun Maluku juga adalah salah satu negeri penghasil kain tenun, lebih tepatnya di Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar.

Perkembangan peradaban pada saman dahulu, telah membuat Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar telah menciptakan hasil karya tenun yang indah.

Menurut referensi yang didapat dari Komunitas Kalesang Maluku adalah masyarakat Maluku Barat Daya dan Masyarakat Kepulauan Tanimbar telah membuat Kain Tenun dari Tahun 1200an. Sehingga Kain Tenun sangat melekat pada diri masyarakat Maluku turun sampai saat ini dan dijadikan sebagai mata pencaharian.

Seni dalam melakukan tenun biasanya berkaitan sangat erat dengan sistim pengetahuan, kebudayaan, dan kepercayaan masyarakat. Karna kultur sosial di masyarakat beragam maka hasil tenunan pun berbeda-berbeda dengan ciri khas daerah.

Tenun sangat melekat dengan taraf sosial kehidupan yang ada sesuai dengan aturan Adat yang berlaku. Sehingga tenun memiliki makna tersendiri untuk masyarakat Maluku Barat Daya dan Masyarakat Kepulauan Tanimbar.

 

Biasanya dalam menenun ada kode-kode etik yang dihasilkan untuk membedakan derajat atau fungsi dalam masyarakat. Kode etik ini hanya di miliki bagi mereka yang punya peran penting di dalam sistim pemerintahan.

Saat ini Kain Tenun dapat dimiliki siapa saja, dan tenun juga kini biasanya dijadikan sebagai cendramata bagi para tamu atau wisatawan.

Artikel By : Vigel Faubun,S.Pd

Lokasi : Bukit Kezia

Fotografer : Malhen Fotografer

Modeling :

1. Nona Wendy Aleng/Sedubun

2. Nona Atis Picauly/Paunno

Aksi Pemotretan Budaya Maluku yang dilakukan oleh Komunitas Kalesang Maluku.

editor ndra

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •