BBM Subsidi dan Biosolar Tidak Naik Hingga 31 Desember 2026

Media Warisan Budaya Nusantara

Pemerintah berkomitmen menjaga ketersediaan energi dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat. Untuk itu, bersama Pertamina, pemerintah memutuskan harga BBM bersubsidi Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan hingga 31 Desember 2026.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan proyeksi indikator ekonomi makro, yaitu asumsi selama harga minyak mentah atau Indonesia Crude Price (ICP) berada pada level rata-rata maksimal USD 97 per barel selama satu tahun.

Demikian ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto. April 2026.

“Dinamika geopolitik global pastinya berdampak pada harga energi di berbagai belahan dunia, khususnya avtur. Avtur adalah BBM non-subsidi, harganya mengikuti perkembangan pasar, dan telah mengalami kenaikan. Di Bandara Soekarno-Hatta, per 1 April 2026 harga avtur meningkat menjadi Rp 23.551 per liter dari harga sebelumnya sebesar Rp 13.656 per liter. Kenaikan harga avtur ini tentu menekan struktur biaya operasional maskapai nasional, di mana avtur berkontribusi sekitar 40% dari total biaya operasional maskapai”, katanya.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan langkah mitigasi untuk menjaga keberlangsungan industri penerbangan nasional, sekaligus menjaga keterjangkauan harga tiket di masyarakat.

Pemerintah memutuskan akan menaikkan Fuel Surcharge (FS) menjadi sebesar 38%, baik untuk pesawat jet maupun propeler, dari sebelumnya 10% untuk jet dan 25% untuk propeler. Pemerintah juga menjaga agar kenaikan tiket domestik tetap terjangkau oleh masyarakat dengan menjaga kenaikan harga tiket di kisaran 9% hingga 13%

Selain itu, Pemerintah memberikan dukungan melalui kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk tiket ekonomi, relaksasi mekanisme pembayaran avtur, serta insentif penurunan bea masuk suku cadang pesawat menjadi 0% guna menekan biaya operasional maskapai.

Langkah-langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing industri penerbangan nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

WBN

Share It.....