NGADA, WBN — Setelah menanti selama 81 tahun sejak Indonesia merdeka, warga Kampung Hedhapoma, Desa Takatunga 1, Kecamatan Golewa Selatan, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya terbebas dari kegelapan.
Untuk pertama kalinya, wilayah pedalaman tersebut kini dialiri listrik dari PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.
Momentum bersejarah ini ditandai dengan peresmian program Listrik Masuk Desa oleh Bupati Ngada Raymundus Bena di Kampung Hedhapoma, pada Selasa (14/7/2026).
Bersamaan dengan peresmian tersebut, Bupati juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Takatunga 1.
Bupati Raymundus menyatakan bahwa penyediaan akses listrik ini merupakan perwujudan komitmen pemerataan pembangunan bersama Wakil Bupati Bernadinus Dhey Ngebu.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras lintas sektor yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, daerah, provinsi, pusat, hingga anggota legislatif.
“Hari ini kita patut bersyukur atas hadirnya layanan listrik yang telah lama dinantikan. Saya berpesan agar kehadiran listrik ini mampu meningkatkan kreativitas ekonomi masyarakat. Tangkaplah ini sebagai peluang memajukan perekonomian keluarga,” ujar Bupati Raymundus.
Ia menambahkan, Kampung Hedhapoma memiliki potensi komoditas perkebunan yang tinggi, mulai dari kakao, cengkeh, pala, kopi, hingga kemiri. Akses energi diharapkan dapat mempercepat pengolahan hasil bumi masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Daerah Pemilihan Golewa Raya, Benediktus Lagho, turut menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang berhasil menuntaskan persoalan menahun ini.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa Hedhapoma masih menghadapi tantangan pembangunan yang besar sebagai wilayah terisolasi.
“Hari ini adalah lembaran sejarah baru. Namun, kami juga memberikan catatan serius untuk pekerjaan rumah ke depan, terutama perbaikan kelayakan akses jalan dan pembangunan jembatan. Infrastruktur itu sangat penting untuk mempermudah akses ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” tegas Benediktus Lagho.
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Takatunga 1 Siprianus Jaja mengungkapkan rasa haru dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah daerah dan PLN terhadap warga pedalaman.
Selain listrik, ia berharap pembangunan Poskesdes yang mulai berjalan dapat segera diikuti dengan penempatan tenaga kesehatan yang menetap.
“Ini kebanggaan besar bagi kami. Selain listrik yang menyala, kami juga berharap ke depan pemerintah daerah menempatkan tenaga kesehatan di Poskesdes baru ini untuk mendekatkan pelayanan medis kepada masyarakat desa,” tutur Siprianus.
WBN
