Oknum Kemenag Diduga Lakukan Pungli, HMI Desak Kajari Maros Usut Tuntas Kasus Tersebut

Maros,WBN-Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Butta Salewangan Kabupaten Maros turun ke Jalan Melakukan Aksi Unjuk rasa didua titik yakni kantor kejaksaan dan didepan kantor kemenag kabupaten Maros.(selasa/23/09/20)

Aksi mereka terkait adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum pegawai kementrian agama Maros terhadap anggaran operasional untuk madrasah dan pondok pesantren.

Pada pukul 13.00 wita, sekitar 20 orang mahasiswa dan mahasiswi dari HMI yang dipimpin oleh Jufri Juma (Ketua) mendatangi kantor kejaksaan negeri Maros dan melakukan orasi tepat didepan gedung kantor di jl. Dr. Ratulangi, aksi mereka sempat diwarnai ketegangan dengan aparat kepolisian yang mengawal aksi disebabkan aksi dilakukan dengan membakar ban bekas di badan jalan poros provinsi sehingga menimbulkan kemacetan panjang dari arah Pangkep menuju Makassar.

Spanduk besar bertuliskan “Usut Tuntas Kasus Pungutan Liar” Juga mereka bentangkan dan secara bergantian melakukan orasi.

Beberapa poin tuntutan mereka diantaranya mendesak pihak kejaksaan mengusut tuntas indikasi pungli dana operasional kemenag serta mendesak kemenag Maros agar transparan dalam penggunaan anggaran BOP yang diperuntukkan untuk madrasah dan Ponpes.

Aksipun selesai setelah pihak kejaksaan Maros menerima pengunjuk rasa diloby kantor serta memberikan penjelasan terkait perkembangan penanganan kasus yang dimaksud.

“Iya, saat ini kasus dugaan pungli yang melibatkan oknum pegawai Kemenag tersebut masih pada tahap penyelidikan dan pengumpulan bukti-bukti, kami akan menangani dengan serius dan tidak akan kongkalikong seperti yang dituduhkan, silahkan kawal dan awasi prosesnya” Ujar Kajari Maros Djoko Budi Darmawan.

Aksi kemudian berlanjut ke depan kantor kemenag Maros dengan kembali melakukan orasi secara bergantian dan beberapa perwakilan diterima dan mendapat penjelasan dari kepala kantor Depag.

“Terimakasih untuk Kajari dan Kakemenag sudah merespon aksi kami dengan memberi penjelasan terkait penanganan kasus dugaan pungli tapi kami HMI akan terus mengawal hingga tuntas prosesnya” Tegas Jufri juma Ketua HMI Butta Salewangan.

Pukul 15.40 wita, massa membubarkan diri dan kembali ke sekretariat Himpunan.