PDAM Tirta Asasta Stop Sementara Pasokan Air Bersih  dikarenakan Perbaikan Teknis

WBN, Depok – PDAM Tirta Asasta Kota Depok akan menghentikan pasokan aliran air bersih selama 24 Jam mulai hari senin 26 oktober sampai dengan 27 oktober 2020, informasi ini beredar dikalangan masyarakat melalui media sosial (medsos).

Menurut kabar yang beredar dari selebaran kertas yang difoto kemudian diunggah ke medsos, penghentian pengaliran air bersih disebabkan adanya pemindahan daya listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke generator sehingga terjadi penghentian aliran air sejak pukul 8.00 sampai dengan pukul 8.00 esok hari.

Manajer Pemasaran PDAM Tirta Asasta ketika dikonfirmasi awak media menanggapi bahwa info yang beredar itu benar adanya.

” Benar Pak pemberitahuan tersebut kami adakan dari rumah ke rumah ke semua pelanggan PDAM, ” Ujar Imas kepada awak media di Depok Jawa Barat Rabu (21/10).

Dijelaskan pula oleh Imas bahwa pihaknya akan melakukan Change Over Switch (COS) atau Ohm Saklar, yaitu alat listrik yang digunakan untuk memindahkan daya listrik dari sumber listrik utama (PLN) dengan sumber listrik cadangan (genset) atau sebaliknya.

” Hal ini dilakukan pihak kami dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan PDAM Tirta Asasta, ” terangnya.

Penggantian COS ini dilakukan karena ada penambahan kapasitas.COS yang ada saat ini dengan kapasitas 600 Ampere akan diganti menjadi 2000 Ampere, ditambahkannya, bahwa penggantian COS sebelumnya dilakukan pada tahun 1997.

Karena PDAM berencana untuk mengembangkan kapasitas produksinya maka dinilai perlu penggantian serta penambahan COS tersebut,” Ungkap Imas.

” Sementara disatu sisi lainnya, pelaksanaannya juga membutuhkan waktu yang lama karena penambahan kapasitas ini memerlukan perubahan divisi dari COS tersebut, sehingga mulai dari ruang panel serta komponen lainnya perlu dikerjakan satu persatu.Karna COS ini berhubungan dengan kelistrikan yang merupakan salah satu obyek vital dan beresiko tinggi, maka diperlukan penggantian pada COS ini,” jelasnya.

Imas juga mengomentari, ada sejumlah kecamatan diwilayah Kota Depok yang akan terdampak penghantar aliran air dari kegiatan tersebut. Diantaranya adalah Kecamatan Sukmajaya, Kecamatan Tapos, Kecamatan Cimanggis dan sebagian Kecamatan Cilodong.

” Oleh karena itu kami menghimbau kepada pelanggan PDAM agar menampung air seperlunya sebelum pengaliran terhenti dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” pungkasnya.

Lismi | redpel ndra