WBN – Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Kepala Dinas Perhubungan, Silvester Jawa, S.Ag mengatakan wacana perubahan atau penambahan nama Bandara Turelelo Soa disandingkan dengan nama tokoh lokal, tengah dalam proses.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Ngada, Silvester Jawa, S.Ag saat ditanyai media WBN, di Bajawa, pada Rabu (06/05/2026).
“Terkait pengusulan nama bandara, merupakan program Bupati Ngada yang sudah dimulai sejak akhir tahun 2025. Pemerintah Daerah sudah menyurati Kementerian Perhubungan tenrang perubahan nama bandara, dari nama Bandar Udara Turelelo Soa Bajawa menjadi Bandar Udara Yan Yos Botha Soa Bajawa”, ujar Kadis Silvester Jawa.
Setelah menyurati Kementerian Perhubungan, lanjut Kadis Silvester, Pemda Ngada mendapat rekomendasi agar melengkapi sejumlah persyaratan.
“Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan rekomendasi guna dilengkapi, diantaranya surat persetujuan dari para tokoh di sekitar bandara, persetujuan dari lembaga dewan serta persetujuan dari ahli waris. Inilah yang sedang dikerjakan saat ini, terhitung mulai tanggal 23 April 2026 kami melakukan sosialisasi ke para pihak terkait, sesuai rekomendasi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia”, tambah Kadis Silvester.
Dalam sosialisasi, lanjutnya, sebagian tokoh sekitar lokasi bandara belum memberikan persetujuan, namun dinas optimis akan berjalan dengan baik. Pihak dinas menunggu petunjuk lanjutan dari Bupati Ngada, Raymundus Bena.
“Ini merupakan langkah pemerintah untuk mengenang jasa para pendahulu, yang akan diberikan nama pada fasilitas umum antara lain Bandar Udara Turelelo Soa, Stadion Lebijaga, Dermaga Aimere dan mungkin juga Rumah Sakit Late”, tutup Kadis Silvester.
Ia berharap masyarakat dan berbagai elemen menyambut positif berbagai agenda pembangunan daerah.
WBN
