Perkuat Jati Diri Jabar, Abah Anton Charliyan Boyong Tim Inti MASDA Jabar Temui Ketua DPRD Kang Bucky

MEDIA WARISAN BUDAYA NUSANTARA

BANDUNG – Langkah nyata dalam pelestarian budaya Jawa Barat semakin mantap. Ketua Umum Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar), Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, MPKN, memimpin langsung jajaran pengurus inti melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Dr. Bucky Wikagoe, di ruang rapat pribadi Ketua DPRD, Jumat (24/04/2026).

Pertemuan ini menjadi momen krusial pasca terbitnya SK Gubernur No. 430 tertanggal 6 Maret 2026 yang meresmikan struktur MASDA Jabar. Abah Anton, sapaan akrab mantan Kapolda Jabar ini, hadir bersama 10 tokoh pakar dan pengurus inti, di antaranya Prof. Dr. Agus Aris Munandar, Prof. Dr. Dani Hilman, Dr. Yadi, Dr. Elis Suryani, Dr. Undang Ahmad Darsa, Bunda Rd. Ully Sigar Rusadi, Bunda RR Okky Jusuf Yudanagara, Ir. Rd. Arif, Ir. Deden Hidayat, serta Letkol TNI (Purn) Oman R.

Dalam suasana yang hangat, Abah Anton menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kang Bucky yang dinilai sebagai salah satu tokoh kunci “bidan” lahirnya MASDA Jabar, bersama jajaran eksekutif seperti Sekda Dr. Herman serta Kadisparbud Dr. Iendra dan Ibu Feby.

“Kami memohon doa restu dan dukungan penuh dari Ketua DPRD. Fokus utama MASDA Jabar adalah revitalisasi kampung adat. Kami ingin membangun dan merawat kampung adat sebagai basis identitas serta jati diri budaya Sunda,” ujar Abah Anton.
Ia menekankan bahwa kampung adat bukan sekadar peninggalan fisik, melainkan refleksi perilaku hidup masyarakat global yang tetap teguh menjaga alam melalui hukum Pamali. Bahkan, kemandirian kampung adat diharapkan menjadi model implementasi ketahanan pangan yang nyata bagi Jawa Barat.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Jabar Kang Bucky—yang juga dikenal sebagai musisi senior—memberikan dukungan penuh. Menurutnya, visi MASDA Jabar sangat sejalan dengan kebijakan Gubernur Jabar saat ini, Bapak KDM, yang menitikberatkan pembangunan pada pondasi kultur budaya.

“MASDA Jabar memiliki peran strategis sebagai komplementer pemerintah daerah untuk mengawal pembangunan Jabar ke depan. Jadi, jangan menunggu lagi. Segera prak saja, aksi bergerak dan bekerja!” tegas Kang Bucky memberikan semangat.

Sebagai simbol sinergi, Tim MASDA Jabar menyerahkan cendramata berupa pusaka Keris Nagasasra serta hasil bumi otentik dari Kampung Naga Tasikmalaya, seperti Gula Kawung, Pindang Lauk Tawes, dan Madu murni. Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda dimulainya babak baru perjuangan budaya di Tanah Pasundan.

Editor Hendra

Share It.....