LEMBATA, WBN — Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 1624-03/Lewoleba bersama warga Desa Lodotodoko, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, melanjutkan pembangunan fondasi Jembatan Aramco Merah Putih TNI AD di Kali Wainili 2, Selasa (16/6/2026).
Pembangunan infrastruktur penghubung ini menjadi upaya bersama untuk membuka isolasi dan memperlancar akses transportasi antarwilayah. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Lodotodoko, Yohanes Lewan.
Sejumlah personel Babinsa, di antaranya Kopda Edmon, Kopda Beni, Praka Domi, Praka Munandar, Praka David, dan Pratu Mario, terlibat langsung membaur bersama masyarakat dalam pengerjaan fisik jembatan.
Komandan Koramil (Danramil) 1624-03/Lewoleba, Kapten Inf Ahmad Setyadi, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam proyek ini merupakan bagian dari fungsi pembinaan teritorial.
Menurutnya, percepatan pembangunan di tingkat desa memerlukan sinergi lintas sektor guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kebersamaan dan kerja sama yang baik, program pembangunan infrastruktur dapat terlaksana secara optimal sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan nyata oleh warga,” ujar Ahmad, Selasa.
Jembatan Aramco Merah Putih ini diproyeksikan menjadi jalur logistik dan mobilitas utama bagi warga Desa Lodotodoko dan sekitarnya. Kehadiran jembatan permanen tersebut diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, meningkatkan aksesibilitas transportasi, serta menstimulasi pertumbuhan ekonomi lokal yang selama ini terkendala infrastruktur jalan.
Pemerintah desa setempat mengapresiasi dukungan TNI yang dinilai mampu menggerakkan kembali semangat swadaya dan gotong royong warga. Hingga berita ini diturunkan, proses pengerjaan fondasi berjalan aman dan lancar dengan target penyelesaian yang terukur.
Sumber : Kodam IX/Udayana
WBN
