Solidaritas untuk Flores, Kornas THS THM Indonesia Salurkan Ratusan Paket Sembako

NTT, WBN — Solidaritas kemanusiaan untuk korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir.

Koordinator Nasional (Kornas) Organisasi Pencak Silat Katolik, Tunggal Hati Seminari-Tunggal Hati Maria (THS-THM) Indonesia, mendistribusikan 600 paket bantuan logistik peduli kasih untuk warga terdampak.

Bantuan tersebut disalurkan melalui struktur wilayah gerejani guna memastikan distribusi yang tepat sasaran. Paket bantuan menyasar empat wilayah keuskupan di Pulau Flores, yakni Keuskupan Agung Ende, Keuskupan Maumere, Keuskupan Ruteng, dan Keuskupan Labuan Bajo.

Ketua Distrik THS-THM Keuskupan Agung Ende, Mbulang Lukas, menjelaskan bahwa logistik tahap awal telah tiba di Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu (22/8/2026) malam.

“Kami telah menerima paket sembako dari Kornas THS-THM Indonesia. Sebanyak 300 paket dialokasikan khusus untuk wilayah Keuskupan Agung Ende. Kami menyampaikan terima kasih banyak atas peduli kasih Kornas THS THM. Kita akan menyalurkannya tepat sasaran, Salam Gloria” kata Mbulang saat dihubungi, Minggu (23/8/2026) malam.

Mbulang Lukas merinci, alokasi untuk Keuskupan Agung Ende akan disebar ke tiga wilayah kabupaten. Kabupaten Ende mendapatkan 100 paket, sementara 200 paket sisanya dibagi untuk wilayah Mbay (Kabupaten Nagekeo) dan Bajawa (Kabupaten Ngada).

Untuk menjamin kelancaran jalannya sirkulasi logistik di lapangan, THS-THM menggunakan jaringan internal organisasi yang berbasis di wilayah paroki. Distribusi di tingkat tapak akan dikawal langsung oleh kader-kader organisasi.

“Mekanisme penyaluran di Keuskupan Agung Ende akan memulai pergerakan melalui tingkat Kevikepan atau Koordinator Wilayah. Dari sana, bantuan langsung diturunkan ke tingkat ranting agar segera sampai ke tangan keluarga-keluarga yang paling membutuhkan,” ujar Mbulang Lukas.

Gempa tektonik kuat yang melanda Flores pada 15 Agustus 2026 meninggalkan dampak kerusakan material dan psikologis bagi warga. Kehadiran bantuan diharapkan dapat meringankan sedikit beban pemenuhan kebutuhan pokok warga penerima selama masa pemulihan pascabencana.

WBN

 

 

Share It.....