Setelah Sempat Tuai Aksi Penolakan Relokasi Makam, Kini Proyek Rel Kereta Kembali Akan Berjalan

Maros,WBN-Rencana relokasi makam yang terkena jalur kereta api di Kelurahan Maccini Baji Kecamatan Lau Kabupaten Maros sepertinya akan segera dilaksanakan setelah pihak dari perkerataapian melakukan rapat koordinasi dan sosialisasi kepada masyarakat setempat terkait proses dan mekanisme pemindahan nantinya.

Walaupun sempat terjadi aksi penolakan oleh warga namun langkah koordinasi dan komunikasi antara pemerintah setempat dengan pihak satker menghasilkan beberapa kesepakatan yang bisa diterima oleh warga terkhusus oleh para ahli waris.

Menurut pemerintah setempat bahwa areal makam yang akan direlokasi seluas 3.361 meter dan terdapat kurang lebih 300 makam.

Giat sosialisasi yang dilaksanakan dikantor camat lau saat itu dihadiri langsung oleh kepala perkeretaapian wilayah Jawa bagian timur pak jumardi, ST.

“Iya, seluruh biaya relokasi akan ditanggung oleh pemerintah dan saat ini anggaran yang tersedia 1 Milyar untuk biaya pembebasan lahan baru serta anggaran pemindahan makam” jelas Jumardi.

Jumardipun berharap relokasi makam nantinya dapat berjalan aman lancar tanpa gesekan dengan warga.

Sementara pemerintah dan tokoh masyarakat juga terus mensosialisasikan serta memberi pemahaman bahwa areal makam adalah Fasilitas sosial ataupun Fasilitas umum yang notabene tidak ada ganti rugi langsung kepada ahli waris.

“Kami juga terus menampung usulan para warga dan ahli waris namun saat ini fokus melakukan pendataan jumlah serta identitas makam yang berada dilokasi serta mencari alternatif lokasi baru yang tidak jauh dari pemukiman warga” Ujar Sudirman.

(Herman)