Kasdam IV/Diponegoro Jajal Trek Kalinusu

 

 

WBN, Brebes – Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Wiji Prasetijono dengan didampingi Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., meninjau pembangunan sasaran fisik TMMD 109 Kodim 0713/Brebes di Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Selasa (13/10/2020).

Dalam peninjauannya tersebut, Kasdam selain mengecek kondisi pembangunan TMMD juga mencoba dan menjajal trek jalan hasil pembangunan fisik TMMD 109 Kodim 0713/Brebes serta berinteraksi dengan masyarakat setempat dan meninjau RTLH.

 

Jalanan progres TMMD 109 Kodim 0713/Brebes sepanjang 2000 meter atau 2 Kilometer berupa pengarsiran tanpa pengaspalan di libas Kasdam dan Danrem beserta rombongan tanpa terkendala.

 

Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Wiji Prasetijono dalam jumpa persnya mengatakan program TMMD adalah program yang sangat baik dan bermanfaat bagi rakyat. “Diharapkan operasi bakti TNI yang dilaksanakan Kodim 0713/Brebes dalam TMMD ini dapat bermanfaat keberadaannya bagi masyarakat Desa Kalinusu”, ungkapnya.

 

Dikatakan Kasdam, dari informasi yang diberikan Dansatgas dan Kepala Desa Kalinusu serta dikuatkan penjelasan Danrem 071/Wijayakusuma bahwa Desa Kalinusu ini termasuk Desa yang terisolir. “Meskipun desa ini hanya 40 KK jumlahnya yang berbatasan langsung dengan wilayah Jawa Barat, menjadikan suatu permasalahan tersendiri bagi kita untuk menuntaskan keterisoliran desa ini. Sehingga kita tegaskan dengan masyarakat lain, untuk mengentaskan keterisoliran ini melalui program TMMD”, ujarnya.

 

Kasdam juga mengapresiasi atas kerjasama dan kegotongroyongan masyarakat Kalinusu, “Dalam kegiatan ini, masyarakat sangat antusias membantu untuk bergotong-royong dalam pengerjaan TMMD, selain itu mereka dengan sukarela memberikan sebagian lahannya untuk digunakan sebagai jalan penghubung desa ini”, paparnya.

 

Menurut Kasdam, jalan yang dilalui yang dibuat dalam progres TMMD 109 Kodim 0713/Brebes kondisinya sudah bagus dan lebar. Iapun berharap, dilain waktu dalam kegiatan lainnya, jalan tersebut dapat diperkeras lagi dengan diaspal dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakatnya.

“Sebelum ada jalan di kegiatan TMMD ini, masyarakat terkendala transportasi untuk pendistribusian hasil bumi atau panen mereka dan bidang lain dengan mengeluarkan biaya operasional lebih tinggi. Namun dengan adanya jalan TMMD ini, tentunya akan mengurangi biaya transportasinya. Semoga dengan dibuatkan jalan ini, dapat bermanfaat untuk masyarakat meningkatkan kesejahteraan mereka”, ungkapnya.

 

Pada kesempatan lainnya, Kasdam menyampaikan bahwa program TMMD selain membuka daerah terisolir dengan membuka jalan penghubung, juga melaksanakan kegiatan RTLH yakni rehab Rumah Tidak Layak Huni, untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta jambanisasi.

NN | redpel ndra