Papua Bagian Integral dari NKRI, Jangan Beri Ampun Gerakan Separatis

WBN, kota Tasikmalaya – Mantan Kapolda Jabar Irjen pol purn Dr. Drs. H. Anton Charliyan MPKN mengecam keras tindakan OPM, menurut beliau “bahwa OPM harus dilibas juga ditindak tegas gerakan separatis sekecil apapun serta sikat habis gerakan separatis OPM sampai titik darah penghabisan. (04/12)

Beliau memaparkan bahwa diakhir Tahun 2020 ini Situasi Politik dan Keamanan Papua makin hari makin memanas dimana sekitar beberapa minggu yang lalu terjadi bentrokan TNI dengan OPM yang membawa korban jiwa. Dan saat terakhir ini Terjadinya Deklarasi gerakan Sparatis OPM yang terangan – terangan pada Dunia.

Tindakan tersebut menurut analisis beliau secara Yuridis : Pertama sudah masuk kategori Pelanggaran yang sangat berat bagi NKRI negara Yang Merdeka dan berdaulat, yang nota bene terjadi di Wilayah Negara kita. Yakni Dengan adanya Pernyataan ingin Memerdekakan diri, mendirikan Negara diatas sebuah Negara yang Berdaulat yang Sudah diakui oleh Seluruh Bangsa – bangsa Didunia, serta melawan dengan terang – terangan terhadap Alat Negara TNI POLRI, hal ini sudah jelas2 merupakan Tindakan MAKAR atau PEMBERONTAKAN. terhadap Negara yang Syah. Kedua Dengan Membunuh, Mengancam Dan Menteror Warga sudah jelas bisa dimasukan kedalam kategori Tindak Pidana TERORISME.

Kejadian di Papua ini selalu terjadi Berulang ulang, seolah tidak pernah selesai. Sama seperti halnya dulu di Poso. Dimana sekarang Alhamdulillah di Poso sudah relatif Aman, dan baru kemarin saja mulai ada lagi Gangguan serius pembunuhan terhadap 4 warga sipil. Tapi hal tersebut sifatnya masih Perorangan bukan kelompok.

Bercermin dari hal tersebut saya kira tidak ada salahnya bila di Papua pun untuk Menghadapi OPM ini bisa dipakai pola yang sama seperti Operasi di POSSO yakni TINDAKAN TEGAS TANPA AMPUN SEKECIL APAPUN SETIAP GERAKAN2 SEPARATISME YG INGIN MEMBERONTAK, MENDIRIKAN NEGARA SENDIRI DAN MEMISAHKAN DIRI DARI NKRI. Dengan Mengadakan OPERASI GABUNGAN TNI – POLRI. Yang dikedepankan bisa didahului dengan Operasi Kamtibmas dulu. Baru bila kemudian tidak dapat diatasi, langsung adakan operasi Militer. Dengan Target sampai dengan Tuntas. Sekali lagi dengan Target sampai Tuntas hingga ke akar – akar nya. Karena Ancaman ini sudah jelas – jelas nyata. Jika memang Negara ini Serius ingin Menyelamatkan Papua. Sekalipun dalam kondisi Covid. Tapi menurut hemat nya hal ini harus segera dilakukan dan jangan dianggap sepele bila tidak ingin Papua jatuh ke Tangan OPM dan antek – antek asing dibelakangnya, yang justru memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan disaat situasi covid ini, dengan Mencoba mengganggu Keamanan di Wilayah Indonesia Timur Papua, yang memang sebelumnya sudah jadi Perhatian International. Penanganan Covid memang Penting , tapi Keamanan Negara jauh lebih Penting. Selamat Berjuang TNI POLRI, Si kat Habis Musuh – musuh Negara ini sampai titik darah Penghabisan” ungkap mantan kapolda Jabar.

( Hidayat biro Tasikmalaya ).