Kalah di Laga Perdana Grup P, Peluang Persena Nagekeo Belum Tertutup

Media WBN|JEMBER — Langkah awal Persena Nagekeo di babak nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 tidak berjalan mulus. Menghadapi Persemay Maybrat dalam laga perdana Grup P di Jember, wakil Nusa Tenggara Timur (NTT) ini harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-2. Kekalahan ini menjadi alarm keras bagi Laskar Ebulobo untuk segera berbenah.

Persemay Maybrat tampil lebih efektif dan disiplin sejak menit awal. Tim asal Papua Barat Daya tersebut menunjukkan karakter permainan agresif dengan transisi cepat. Sebaliknya, Persena terlihat kesulitan menemukan ritme permainan terbaik, terutama dalam mengalirkan bola dari lini tengah ke sektor depan.

Meski kalah dua gol, Persena sebenarnya tidak sepenuhnya tertekan. Beberapa kali Laskar Ebulobo mampu membangun momentum serangan. Sayang, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang yang tercipta terbuang sia-sia.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi skuad yang datang ke Jember dengan optimisme tinggi sebagai runner-up Liga 4 NTT. Panggung nasional terbukti memberikan atmosfer berbeda dengan kualitas lawan yang lebih merata dan tempo permainan yang lebih tinggi.
## Kematangan Persemay Maybrat
Kemenangan Persemay membuktikan kapasitas mereka sebagai tim yang berkembang pesat di Papua Barat Daya. Mereka mengandalkan keunggulan fisik, mental bertanding yang kuat, serta kecepatan pemain sayap.

Setelah unggul, Persemay menunjukkan kematangan taktik dengan memperapat barisan pertahanan. Mereka memaksa Persena bermain melebar dan minimalisir ruang tembak di depan gawang. Efektivitas menjadi kunci utama kemenangan Persemay dalam laga ini.

Evaluasi Lini Tengah dan

Penyelesaian Akhir
Tim pelatih Persena kini mengantongi sejumlah catatan evaluasi penting, antara lain:

* Aliran Bola: Koordinasi lini tengah sering terputus saat menghadapi tekanan tinggi lawan.
* Finishing: Penyelesaian akhir wajib dipertajam karena di level nasional, satu peluang emas sangat menentukan hasil laga.
* Mental Pemain: Kepercayaan diri pemain muda harus segera dipulihkan setelah kekalahan di laga pembuka.

Peluang Lolos Masih Terbuka

Meski kehilangan poin di laga perdana, peluang Persena untuk melaju ke babak 32 besar belum tertutup. Persaingan di Grup P yang dihuni oleh Persemay Maybrat, Golden FC Merauke, dan tuan rumah Persid Jember diprediksi akan berjalan ketat.
Pada laga berikutnya, Persena diprediksi akan tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan untuk mengamankan poin penuh. Tiga kunci utama yang harus dipenuhi Laskar Ebulobo adalah ketajaman lini depan, keberanian melakukan pressing ketat, dan disiplin penuh selama 90 menit.
Dukungan moral dari masyarakat Nagekeo kini menjadi energi utama bagi para pemain untuk bangkit. Perjalanan di Liga 4 Nasional masih panjang, dan Laskar Ebulobo memiliki kesempatan besar untuk membuktikan mental petarung mereka di laga selanjutnya.

——————————
Kontributor:Asis DN (WBN SUMBA)
——————————

Share It.....