HUT Bhayangkara ke-80: Sesepuh Majelis Adat Sunda Anton Charliyan Ingatkan Polri Tetap Humanis dan Bela Rakyat

Media WBN|BANDUNG — Momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-80 pada tahun 2026 ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi Irjen Pol. (Purn.) Dr. Anton Charliyan, M.P.K.N. Mantan Kapolda Jawa Barat sekaligus tokoh senior Korps Bhayangkara yang dikenal dekat dengan elemen budaya dan masyarakat ini secara terbuka menyatakan rasa bangga dan dukungan penuhnya atas pencapaian kepolisian.
“Di usia institusi yang menginjak 80 tahun ini, rapor hijau dari masyarakat melalui hasil survei Litbang Kompas adalah kado terindah, sekaligus bukti kematangan Polri dalam melayani bangsa,” ujar Anton Charliyan, yang saat ini diamanahkan sebagai Sesepuh Ketua Umum Majelis Adat Sunda berdasarkan SK Gubernur Jabar, pada Selasa (1/7/2026).

Dukungan hangat dari sang jenderal purnawirawan ini didasarkan pada data riil survei Litbang Kompas periode April 2026 yang menunjukkan lompatan kepercayaan publik yang luar biasa. Berdasarkan hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri kini sukses melejit hingga 82,4 persen, naik tajam dibandingkan tahun 2025 yang berada di angka 76,2 persen.
Anton Charliyan menilai grafik yang terus menanjak ini merupakan bukti konkret bahwa reformasi kultural dan peningkatan pelayanan publik di tubuh kepolisian berjalan dengan sangat baik. Meski demikian, ia menekankan bahwa di usia yang ke-80 ini, Polri harus semakin matang, humanis, dan lebih dekat dengan rakyat agar tetap berada di hati masyarakat.

“Harapan saya di usia ke-80 ini, Polri harus selalu dekat dengan masyarakat agar melekat di hati rakyat sebagai pelindung yang lebih humanis. Agar tetap dipercaya, Polri harus betul-betul menegakkan keadilan demi kepentingan rakyat, bukan kepentingan tertentu yang hanya sesaat. POLRI akan tetap dicintai bila para anggota di lapangan betul-betul membela kepentingan rakyat,” tegasnya dengan penuh wibawa.

Di sisi lain, Anton juga mengingatkan agar Polri tetap satya haprabu terhadap pemerintah dan tegak lurus menjaga stabilitas nasional.
Kegembiraan sang jenderal makin beralasan jika melihat rincian indikator survei Litbang Kompas, di mana seluruh variabel penilaian publik sepanjang tahun 2025 hingga 2026 kompak mengalami kenaikan signifikan. Selain tingkat kepercayaan yang meroket, indikator citra positif institusi juga ikut melesat tajam dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen pada tahun 2026.

Tren membahagiakan ini disempurnakan oleh indeks kepuasan pelayanan masyarakat yang merangkak naik dari angka 65,1 persen kini kokoh di angka 67,6 persen. Namun, Anton mengingatkan agar indikator pelayanan ini terus ditingkatkan.
“Polri harus lebih responsif, ramah, dan santun. Jangan lagi mengedepankan sikap sebagai penguasa yang arogan, karena di lapangan sikap seperti ini masih sering terdengar. Itulah mengapa indikator kepuasan pelayanan ini posisinya masih di angka 60-an. Hal ini harus terus diperbaiki,” tambahnya.
Suasana positif dari hasil survei Litbang Kompas ini semakin dipertegas melalui penilaian aspek profesionalitas layanan masyarakat yang diukur menggunakan skala 1–10. Hanya dalam waktu enam bulan sejak Oktober 2025, skor layanan publik kepolisian melompat dari angka 7,76 menjadi 8,37 pada April 2026. Angka ini didapatkan dari pengalaman langsung 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Hampir seperempat dari responden tersebut (23,1 persen) menyatakan kepuasan mereka secara riil saat berinteraksi langsung dengan polisi, baik dalam hal pengurusan dokumen, kecepatan penanganan aduan, hingga kehadiran patroli di jalan raya.
Dukungan total dan restu dari tokoh berpengaruh sekelas Anton Charliyan di Hari Bhayangkara ke-80 ini tentu menjadi suntikan moral yang sangat berharga bagi seluruh generasi penerus Polri.
“Semoga hasil survei Litbang Kompas yang sangat baik ini tidak membuat jajaran kepolisian terlena, melainkan menjadi pemacu semangat untuk terus berbenah, menjaga integritas, dan mengabdi tanpa pamrih,” pungkasnya.
Momentum emas di tahun 2026 ini diharapkan dapat terus membakar semangat Korps Bhayangkara untuk mempertahankan prestasi di atas kertas, sekaligus selalu hadir membawa rasa aman dan damai di hati rakyat Indonesia.(RED)

Share It.....