Pipa PDAM Rusak Pasca Gempa Nagekeo, Batalyon WM Pasok Air Bersih bagi Pengungsi

NAGEKEO, WBN — Warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih.

Kerusakan parah pada infrastruktur pipa PDAM serta keruhnya sumber air tanah memaksa sebagian warga mengonsumsi air yang tidak layak demi bertahan hidup.

Guncangan gempa menyebabkan sumur galian dan sumur bor milik warga mengeluarkan air keruh. Kondisi ini menyulitkan ribuan warga di Kecamatan Aesesa, baik yang berada di posko pengungsian maupun yang melakukan evakuasi mandiri, untuk mendapatkan air konsumsi.

Merespons krisis tersebut, personel Batalyon Infanteri (Yonif) 834/Wira Marada mengerahkan dua armada mobil tangki air bersih. Bantuan disalurkan langsung secara bergiliran ke posko pengungsian dan permukiman warga di sekitar Kota Mbay, Selasa (18/8/2026).

Pasokan air bersih tersebut diambil dari sumur bor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran Kabupaten Nagekeo. Hingga Selasa sore pukul 15.19 WITA, armada tangki TNI dan pemerintah daerah terpantau masih mendistribusikan air kepada warga yang mengular membawa jeriken, gentong, dan ember seadanya.

Salah seorang warga paruh baya di Kota Mbay mengungkapkan, bantuan ini sangat krusial bagi keberlangsungan hidup keluarganya. Selama beberapa hari pascagempa, ia terpaksa menggunakan air keruh untuk kebutuhan sanitasi dan memasak akibat keterbatasan logistik.

“Untuk minum, kami terpaksa membeli air kemasan botol dari sisa uang tunai yang ada. Namun untuk memasak kami sangat kesulitan. Kami bersyukur dengan adanya bantuan tangki air gratis dari batalyon dan pemerintah daerah ini, kami bisa memasak makanan dengan air yang higienis,” ujarnya.

WBN – Wil

Share It.....