Polres Ende Berikan Layanan Trauma Healing bagi 350 Siswa MIS Fatimiyah

ENDE, WBN — Kepolisian Resor (Polres) Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), memberikan layanan pendampingan psikologis (trauma healing) bagi 350 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Fatimiyah, Kelurahan Mautapaga, Kecamatan Ende Timur, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk memulihkan kondisi mental anak-anak pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Flores beberapa waktu lalu. Pendampingan yang dimulai pukul 08.00 Wita tersebut melibatkan tim konselor dari Bagian SDM dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ende.

Layanan dilakukan melalui pendekatan interaktif, edukatif, dan permainan untuk mengikis kecemasan serta ketakutan siswa saat kembali ke sekolah.

Kapolres Ende Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yudhi Franata menjelaskan bahwa pendampingan psikologis ini merupakan komitmen berkelanjutan pihak kepolisian untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan menyeluruh, termasuk pada aspek mental anak-anak.

“Fokus utama kami adalah menghilangkan kecemasan traumatik tersebut melalui pendekatan yang interaktif, edukatif, dan humanis, sehingga anak-anak dapat kembali beraktivitas dan belajar seperti sediakala,” kata Yudhi, Kamis.

Yudhi menambahkan, kepolisian akan terus hadir memberikan dukungan moral dan kemanusiaan guna mendukung pemulihan wilayah Kabupaten Ende pascabencana.

Pihak MIS Fatimiyah Ende mengapresiasi langkah taktis tersebut. Perwakilan sekolah mengungkapkan bahwa pascagempa, sejumlah siswa sempat merasa takut untuk masuk ke dalam ruang kelas.

Kehadiran tim konselor dinilai membantu mengembalikan rasa aman bagi para murid. Kegiatan pendampingan tersebut berakhir pada pukul 10.05 Wita dalam situasi yang tertib dan kondusif.

WBN

Share It.....