ENDE, WBN— Dampak kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus meluas.
Hingga Sabtu (5/9/2026), Posko Induk Kecamatan Ndona mencatat sebanyak 703 rumah warga dan puluhan fasilitas publik di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat keparahan yang bervariasi.
Dari total 703 hunian warga yang terdampak, sebanyak 157 rumah masuk dalam kategori rusak berat. Sementara itu, 167 unit rumah mengalami rusak sedang, dan 379 unit lainnya mengalami rusak ringan.Selain sektor permukiman, guncangan gempa juga berdampak signifikan pada sejumlah fasilitas sosial dan gedung pemerintahan di Kecamatan Ndona.
Berdasarkan data resmi posko tanggap darurat setempat, sedikitnya 26 bangunan sekolah rusak, dengan rincian 10 unit rusak ringan, 8 unit rusak sedang, dan 8 unit rusak berat. Kerusakan juga dilaporkan terjadi pada sarana ibadah dan perkantoran. Sebanyak 12 bangunan tempat ibadah terdampak (5 rusak ringan, 4 rusak sedang, dan 3 rusak berat). Sementara itu, fasilitas umum dan kantor pemerintahan perkecamatan mencatat 28 unit bangunan yang mengalami kerusakan, dengan 13 di antaranya masuk kategori rusak berat.
Gempa ini juga menimbulkan korban jiwa. Di Kecamatan Ndona, otoritas setempat mengonfirmasi total empat korban terdampak. Satu orang warga dinyatakan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua orang lainnya luka ringan.
Pemerintah daerah bersama para sukarelawan kini berfokus pada penanganan pascabencana dan pemulihan psikologis warga terdampak melalui pemasyarakatan pesan solidaritas pemulihan.
Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gempa susulan.Masyarakat juga diminta untuk sementara waktu menghindari bangunan yang telah retak atau strukturnya tidak stabil guna mengantisipasi risiko roboh susulan.
Proses evakuasi secara mandiri ke titik-titik terbuka diharapkan tetap diutamakan saat terjadi guncangan. Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyalurkan bantuan bagi para korban, pemerintah telah membuka akses komunikasi.
Layanan darurat dapat diakses melalui Posko Induk Kecamatan Ndona di nomor 0813-2610-5592 atau 0812-3912-6586.
WBN
