Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngada Emanuel Kora

NGADA, WBN — Pemerintah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, terus mempercepat pendistribusian bantuan darurat bagi warga terdampak gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores.

Melalui Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngada di Bajawa, sebanyak 10.350 paket bantuan dilaporkan telah disalurkan hingga Jumat (4/9/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngada Emanuel Kora menjelaskan bahwa seluruh bantuan tersebut menyasar warga yang paling membutuhkan di titik-titik pengungsian dan permukiman terdampak.

Data ini merupakan akumulasi mutakhir yang akan terus diperbarui seiring berjalannya proses evakuasi dan pemulihan.

“Penyaluran logistik masih terus berjalan di lapangan. Kami meng basiskan pendistribusian ini pada data berkala agar tepat sasaran, dan perkembangannya akan kami laporkan secara kontinu,” ujar Emanuel saat dihubungi pada Sabtu (5/9/2026).

Merujuk data BPBD Ngada, bantuan pangan yang telah didistribusikan meliputi 64 ton beras, 871 kilogram paket sembako (minyak goreng, kopi, gula, susu, mi instan, dan telur), serta 543 dus makanan ringan.

Untuk kebutuhan spesifik kelompok rentan, petugas telah menyalurkan 121 dus susu bayi dan 25 dus paket tambahan gizi bagi balita serta ibu hamil. Selain itu, pasokan protein juga diperkuat dengan penyaluran 3.143 papan telur ayam.

Selain logistik pangan, pemenuhan fasilitas penampungan sementara menjadi prioritas. BPBD mencatat sedikitnya 977 unit tenda—terdiri atas tenda keluarga, tenda pengungsi, dan tenda dome, telah didirikan.

Fasilitas tersebut didukung dengan pembagian 3.154 matras atau tikar serta 134 lembar terpal.

Emanuel berharap pendistribusian bantuan yang cepat dan merata dapat menjaga kondisi kesehatan masyarakat di pengungsian. Pemerintah daerah bersama seluruh elemen relawan kini fokus mendampingi warga agar perlahan dapat bangkit dan memulihkan kondisi sosial-ekonomi pascabencana.

WBN

 

Share It.....