Lezatnya Pindang Gombyang, Kuliner Khas Indramayu

 

WBN, INDRAMAYU – Kabupaten Indramayu dikenal sebagai daerah Pantura Jawa Barat yang warganya sangat dekat dengan laut. Beragam potensi kuliner hasil laut terus dikembangkan dalam upaya meningkatkan pengunjung. Salah satunya adalah kuliner Pindang Gombyang khas Kabupaten Indramayu.

Sumber foto:kkp.go.id

Menu makanan yang bahan baku utamanya dari Ikan Manyung itu belakangan tengah populer beberapa tahun terakhir. Racikan bumbu rempah pada kuah Gombyang mampu membuat pecinta kuliner bikin ketagihan.

 

Menyantap Gurihnya Pindang Gombyang Asli Indramayu Pindang Gombyang Asli Indramayu Selamat datang di Jawa Barat, Informasi ini dipersembahkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat.

 

Pindang Gombyang menjadi salah satu kuliner yang identik dengan Kabupaten Indramayu. Daerah berjuluk Kota Mangga dengan garis pantai sepanjang 147 km ini rata-rata memang memiliki produk makanan yang bersumber dari hasil laut.

 

Ikan manyung menjadi bahan utama pindang gombyang yang berasal dari laut. Biasanya, bagian badan ikan manyung diolah sebagai ikan asin yang disebut jambal roti.

 

Sementara, bagian kepala ikan manyung diolah sebagai makanan yang kini disebut pindang gombyang. Sesuai namanya, kepala ikan manyung melalui proses pengolahan yang disebut pindang. Dalam proses ini, kepala ikan manyung digarami dan dibumbui, kemudian direbus hingga kering.

 

Kepala ikan manyung

yang telah dipindang itu disajikan dengan kuah berbumbu rempah-rempah yang diolah dari asem jawa, kunyit, lengkuas, jahe, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, tomat, dan kacang tanah.

 

Secara keseluruhan, rasa pindang gombyang pedas manis yang berbaur dengan sedikit rasa asam. Makanan ini paling nikmat disantap saat panas atau hangat, sebagai pelengkap nasi.

 

Tak hanya nikmat, pindang gombyang dianggap sehat untuk dikonsumsi karena kaya protein yang terkandung dalam kepala ikan manyung, Makanan ini terutama banyak dijual di kawasan pesisir pantai Indramayu, salah satunya di Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

 

Sebelum dikenal sebagai makanan nikmat yang mengundang selera, kepala ikan manyung dahulu pernah bernilai rendah, bahkan nyaris tak dianggap. Nilai kepalanya kalah jauh dibanding badannya yang diolah sebagai jambal roti.

 

Di pasaran, kepala ikan manyung dihargai sangat murah. Tak jarang kepalanya bahkan dibuang begitu saja karena dianggap sebagai limbah.

 

Ikan manyung menjadi bahan utama pindang gombyang yang berasal dari laut. Biasanya, bagian badan ikan manyung diolah sebagai ikan asin yang disebut jambal roti.

 

Sebelum dikenal sebagai makanan nikmat yang mengundang selera, Di pasaran, kepala ikan manyung dihargai sangat murah. Tak jarang kepalanya bahkan dibuang begitu saja karena dianggap sebagai limbah, makanan ini kemudian menjadi terkenal hingga menjadi salah satu kuliner bernilai ekonomi dan menjadi kuliner ikonik Kabupaten Indramayu. (Anton K | tim)