Bentuk Gugus Tugas, Jakarta Utara Kuatkan Komitmen Predikat Kota Layak Anak

 

WBN l Jakarta Utara  – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta memperkuat komitmen sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Komitmen diperkuat dengan pembentukan Gugus Tugas yang berisikan mulai dari Sekretariat Kota, Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD), Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), pemangku kepentingan lainnya (stakeholder) hingga sejumlah elemen masyarakat termasuk pengurus RT/RW, serta komunitas dan forum anak.

Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim mengatakan, predikat Kota Layak ini merupakan upaya bersama dalam menghadirkan suatu kota yang ramah terhadap anak. Upaya ini diawali dengan pembentukan Gugus Tugas yang langsung berkolaborasi mendukung terwujudnya Kota Layak Anak.

“Barusan kami berkoordinasi dalam pembentukan Gugus Tugas Kota Layak Anak. Seluruh elemen pemerintah terkait, stakeholder, hingga masyarakat berkolaborasi dalam mewujudkan Kota Layak Anak ini,” kata Ali saat ditemui di Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Kamis (18/3).

Untuk mewujudkan komitmen ini, pria yang disapa Bang Ali meminta UKPD terkait menganggarkan program pembangunan yang bersinggungan dengan anak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Tak hanya soal pembangunan fisik, anggaran ini juga meliputi pembangunan non fisik yang mengarah pada pembinaan pola pikir, pola asuh, dan pola didik anak.

“Ini bukan soal pembangunan fisik semata, tapi bagaimana menyelaraskan dengan program-program non fisik agar Kota Layak Anak ini terwujud di Jakarta Utara,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Suku Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPAPP) Kota Administrasi Jakarta Utara Subchan menerangkan, prinsip dalam mewujudkan Kota Layak ini yakni non diskriminasi, kepentingan terbaik bagi anak, hidup, tumbuh dan perkembangan anak, dan partisipasi anak.

Pasca pembentukan Gugus Tugas ini, seluruh komponen yang terlibat akan terjun langsung ke lapangan serta evaluasi dan penginputan data yang dikirim kepada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

“Nantinya juga akan ada verifikasi administrasi dan lapangan hybrid dari tim surveyor yang akan menilai apakah Jakarta Utara pantas mendapatkan predikat Kota Layak Anak tingkat Nindya. Insyaallah kami optimis untuk mendapatkannya,” tutupnya.

Diketahui, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara sebelumnya telah mendapatkan predikat Kota Layak Anak tingkat Pratama pada 2018 dan Madya pada 2019 lalu. Upaya-upaya peningkatan untuk mendapatkan predikat Nindya tengah dilakukan sebagai komitmen Kota Layak Anak. Rept l Bahtiar l

Bagikan Info ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •