NGADA, WBN — Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Ngada menggelar aksi tanggap bencana di Sekolah Dasar (SD) Negeri Radha, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Selasa (8/9/2026).
Korps Bhayangkara ini bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan ruang kelas yang rusak parah akibat guncangan gempa.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Ngada Iptu Yoseph D. Tote menjelaskan, kegiatan yang dimulai sejak pukul 10.00 WITA ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu pemulihan fasilitas publik, khususnya sarana pendidikan yang terdampak bencana.
“Kami mengerahkan personel Satlantas untuk membersihkan sisa reruntuhan plafon, tembok, serta material kayu dan bata. Prioritas kami adalah memastikan area sekolah kembali aman untuk digunakan,” ujar Yoseph kepada wartawan, Selasa.
Selain membersihkan material bangunan yang hancur, para personel kepolisian juga menyisir dan menyelamatkan sejumlah dokumen penting serta perlengkapan sekolah yang masih bisa diselamatkan.
Barang-barang tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi yang lebih aman agar aktivitas administrasi sekolah tidak lumpuh.
Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi langsung dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri Radha, Wilibaldus Awa, menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan bantuan cepat dari jajaran Polres Ngada yang memberikan perhatian khusus pada fasilitas pendidikan mereka.
“Mewakili para murid, orangtua wali, serta para guru, kami berharap ke depan sekolah kami bisa terus bermitra dengan Polres Ngada dalam berbagai kegiatan maupun program Polri bersama lembaga pendidikan. Terima kasih banyak,” kata Wilibaldus.
Sebelum aksi bersih-bersih ini, Unit Lantas Polres Ngada juga telah menggelar program trauma healing bagi para siswa di SDN Radha. Petugas mengajak anak-anak berkomunikasi, memberikan motivasi belajar, serta membagikan bantuan berupa buku dan alat tulis.
Untuk menghibur dan mengembalikan keceriaan anak-anak pascabencana, para personel Satlantas bahkan mengajak mereka berkeliling Kota Bajawa menggunakan mobil dan sepeda motor dinas kepolisian.
WBN
