Obon Tabroni Resmikan Museum Kampung ‘Prasasti Tarumanagara’

 

WBN, KAB. Bekasi– Bertempat di Saung Bambu Pinggir Kali Piket. Sejumlah laki-laki berpakaian pangsi, bersongkok hitam, berselendangkan kain. Tampak asyik bercengkrama. Sejuknya angin pinggir Kali Piket, Desa Sukatenang Kecamatan Sukawangi- Bekasi, menambah suasana nyaman di pedesaan, Tepatnya di lingkungan Sekolah Alam Prasasti. Sabtu (15/8)

 

Dan disitulah ada Anggota DPR RI, Obon Tabroni. Datang dan meresmikan dibukanya Museum Kampung Prasasti Tarumanagara .

 

Dalam suasana hening, Kang Obon bercerita beberapa tahun yang lalu. Ia pernah berkunjung ke Pasar Emas, Desa Muara Bakti Kec Babelan. Tepatnya rumah Kong Sakih (Alm). Obon mengaku prihatin. Karena benda-benda bernilai cagar budaya tergeletak begitu saja. Di teras rumah . Di pojokan dan dimana-mana.

 

Rumah Kong Sakih yang memang tempat dikumpulkannya benda-benda Cagar Budaya yang kemudian disebut Tinggalan Buni.

 

Sayangnya, saat ini Tinggalan Buni belum mendapat perhatian dan perlakuan maksimal Pemerintah Kabupaten Bekasi.

 

 

“Saya prihatin mengapa Tinggalan cagar Budaya itu tidak diperlakukan secara maksimal,” katanya.

 

Pembicara lain, DR Andi Sopandi, seorang Sejarahwan mengatakan Museum menjadi hal penting dalam konteks penegasan Bekasi sebagai Pusat Peradaban. “Saya percaya dan yakin, Bekasi merupakan awal pusat peradaban Jakarta” Katanya.

 

Komarudin Ibnu Mikam, Founder Sekolah Alam Prasasti sekaligus penggagas Museum Kampung Prasasti Tarumanegara mengatakan tujuan dari Museum yakni  melayani masyarakat, dan terbuka untuk umum.

 

 

“Tugas museum adalah  memperoleh, merawat, menghubungkan, dan memamerkan artefak-artefak perihal jati diri manusia dan lingkungannya untuk tujuan-tujuan studi, pendidikan, dan rekreasi,” kata Komarudin Ibnu Mikam

 

Lanjutnya, Sekolah Alam Prasasti bisa jadi satu-satunya Sekolah Alam yang memiliki sarana Museum.

 

“Saya berharap Museum Prasasti Tarumanagara didedikasikan sebagai ruang untuk mengenal Sejarah, Budaya, Sastra dan Masa Lalu,”tukasny.

 

Acara ini juga diisi dengan pentas Seni Dan Budaya. Datang juga Duta Budaya dari Original Rekor Indonesia dari Sanggar Jingga, Pebayura .

 

Siswa-siswa Sekolah Alam Prasasti pun turut menampilkan karya seni dan Buday, berupa seni tari.

 

Diketahui  dalam acara peresmian Museum Kampung ‘Prasasti Tarumanagara’ dilakukan pemotongan tumpeng, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh bekasi, H.Syamsul falah, H Danto, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(lucen) | redpel ndra