Media Warisan Budaya Nusantara
Babinsa TNI 1625 Ngada Nusa Tenggara Timur, wilayah penugasan Labolewa Kabupaten Nagekeo, Kopda Misraim A Fay mengingatkan warga desa binaannya agar menertibkan hewan ternak peliharaan seperti sapi, kambing, babi dan kerbau, agar tidak merusak tanaman perkebunan masyarakat yang bisa mengakibatkan multi dampak dan kerugian bersama.
Hal tersebut dikatakan Kopda Misraim Fay kepada warga setempat dalam sebuah sesi peneguhan acara budaya, bertempat di Kampung Nebe, Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa Nagekeo, pada Rabu (15/4/2026).
“Saya mengajak kita untuk memakai manajemen ternak, yakni mengikat dan mengkandangkan ternak. Ini sangat penting. Demi mencegah kerusakan lahan pertanian, tanaman serta properti masyarakat. Kita mulai dari hal sederhana ini untuk mendukung kemajuan dan kebaikan bersama”, ungkap Babinsa TNI 1625, Kopda Misraim Fay.
Ia juga menyentil potensi rawan konflik di lapangan, jika pola beternak alpa diperhatikan. Karena itu, semua pihak harus bersepakat untuk terus menata perbaikan dengan langkah-nyata, demi mewujudkan kebaikan umum.
“Kami mengimbau mari kita secara bahu membahu meningkatkan kemajuan bersama dalam berbagai aspek, termasuk hal beternak”, tambah Kopda Misraim Fay.
Menutup imbauannya, Kopda Misraim Fay juga mengajak segenap warga untuk terus membina dan meningkatkan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbudaya.
WBN
