Selama bertahun-tahun, klub-klub NTT kerap berjalan terseok-seok akibat keterbatasan dana, minim fasilitas dan lemahnya pembinaan jangka panjang. Talenta muda banyak lahir, tetapi tidak memiliki ruang berkembang secara profesional.
Kini, Persada SBD mencoba mematahkan stigma itu.
Dukungan pemerintah daerah, keterlibatan tokoh nasional seperti Viktor Bungtilu Laiskodat, hadirnya pelatih berpengalaman, hingga keberanian merekrut pemain lintas pulau menunjukkan bahwa ada kesadaran baru: sepak bola bisa menjadi alat pemersatu sekaligus kebanggaan masyarakat.
Bagi masyarakat Sumba Barat Daya, Liga 4 Nasional bukan hanya tentang menang dan kalah. Ini tentang menunjukkan bahwa daerah di ujung selatan NTT juga mampu tampil percaya diri di panggung nasional.
Kini publik menunggu satu hal: apakah Persada SBD benar-benar mampu menjawab harapan besar itu di lapangan hijau.
Jawabannya akan segera dimulai akhir Mei nanti, ketika peluit Liga 4 Nasional resmi dibunyikan, dan Persada SBD membawa mimpi seluruh masyarakat Sumba Barat Daya ke hadapan Indonesia.
SUKSES SELALU BUAT PERSADA SUMBA BARAT DAYA
✍️Asis DN
WBN SUMBA
