19 Tahun Dedikasi Kelurahan Danga bagi Negeri 

Mbay, WBNKelurahan Danga, salah satu wilayah yang menjadi ikon Kota Mbay di Kabupaten Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 pada Jumat (22/5/2026).

Momentum ini menjadi kilas balik peralihan status wilayah yang semula berstatus desa menjadi kelurahan pada 22 Mei 2007 silam.

Terletak di pusat ibu kota, Kelurahan Danga kini berupaya bertransformasi menjadi kawasan yang kreatif dan inovatif di tengah masyarakat yang heterogen.

Lurah Danga, Yohanes Lado, menyatakan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci utama optimalisasi program pembangunan.

“Danga harus menjadi contoh yang baik karena letaknya berada di tengah kota Kabupaten Nagekeo. Kami berharap semua program dapat terserap dengan baik untuk menghasilkan perubahan yang optimal,” ujar Yohanes dalam sambutannya.

Penataan Aset Daerah

Ketua Komisi I DPRD Nagekeo sekaligus Ketua Lembaga Masyarakat Adat Dhawe, Mbukang Lukas, SH mengingatkan pemerintah untuk lebih serius dalam menata dan mengamankan aset daerah yang telah diserahkan oleh masyarakat adat.

“Kami minta pemerintah mengamankan aset-aset yang telah diberikan oleh suku secara cuma-cuma. Sebagai contoh, ada lahan pemakaman yang justru mulai digunakan warga untuk membangun rumah. Pemerintah daerah harus berani mengambil tindakan penataan agar tidak memicu konflik baru di masa depan,” kata Lukas.

Harapan senada disampaikan oleh Bupati Nagekeo periode 2013–2018, Elias Djo. Ia menekankan pentingnya komunikasi lintas sektor pascapolitik agar pembangunan wilayah tidak terhambat oleh sekat-sekat kelompok.

“Setiap perubahan dan pembangunan itu rohnya ada pada komunikasi. Kita berharap komunikasi lintas sektor ini berjalan dengan baik, sehingga slogan To’o Jogho Waga Sama (gotong royong) bukan sekadar slogan belaka,” tutur Elias.

Sementara itu, Camat Aesesa, Yakobus Laga Kota, mengapresiasi soliditas warga Kelurahan Danga dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan.

Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat merupakan bentuk nyata dari komitmen perubahan.

Perayaan HUT ke-19 turut dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Nagekeo, di antaranya Isidorus Goa (Ketua Komisi II), Thomas Mega Maso (Wakil Ketua Komisi I), dan Viktor Tegu (Anggota Komisi III). Hadir pula Camat Aesesa Selatan Isak Jaques Bebi, para lurah, tokoh adat, tokoh agama, serta perangkat RT setempat.

WBN – Wil

 

Share It.....