Pokdarwis Kliwed Gandeng ERT, BPBD dan BASARNAS, Adakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana.

WBN | INDRAMAYU. Dalam rangka Menyusun peta Kawasan Rawan Bencana (KRB) dan kajian risiko bencana untuk mengenali potensi bahaya di suatu wilayah, Organisasi Kemanusiaan ERT (Emergency Respons Team, beserta BPBD Kabupaten Indramayu dan BASARNAS, Cirebon, menyelenggarakan Pendidikan dan dan Pelatihan Serta Peningkatan Kapasitas, bagi Anggota Baru Relawan ERT.

Bertempat Di wisata Anjreman Desa Kliwed yang dikelola oleh Pokdarwis Desa Kliwed, Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu.

Ketua Pokdarwis Kliwed Hery Susanto yang akrab disapa Bang Ay dalam wawancaranya mengatakan “Alhamdulillah beberapa elemen masyarakat hadir dalam kegiatan ini, diantaranya pelajar dari SMK 1 Sukagumiwang, Perwakilan Pemuda dari setiap Desa, dan perwakilan dari setiap aparatur desa, di Kecamatan Kertasemaya yang mengikuti pelatihan tanggap darurat Kebencanaan, diharapkan kedepan team relawan tanggap darurat ini ketika terjadi bencana di Kecamatan Kertasemaya dapat terjun kelokasi secara cepat” Paparnya.

Dalam Acara pembukaan Pembina ERT Alan Sukma Jaya, dihadapan para peserta yang mengikuti, menyampaikan tujuann membentuk team Relawan guna Membentuk dan membina masyarakat agar memiliki kapasitas mandiri dalam menghadapi ancaman bencana.

Selain Pembina ERT Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Indramayu Dadang Oce iskandar, juga hadir sekaligus menbuka kegiatan pelatihan juga berpeasan agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara bersungguh sungguh.

Camat Kertasemaya Andri M. Shaleh, A.P., M.Si, yang hadir dilokasi kegiatan Wisata Anjreman menyampaikan “Semoga Pengelola Pokdarwis dapat meningkatkan kepasitasnya dalam penyelamatan bencana, apalagi wisata yang dikelola adalah wisata air, pelatihan ini menjadi nilai tambah bagi pariwisata yang di dikelola, karena ada team keselamatan yang sudah terlatih, serta pada umumnya untuk wilayah Kecamatan Kertasemaya sendiri, akan sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini, apalagi di Kliwed dijadikan Posko guna menanggapi respon ketika bencana dikecamatan Kertasemaya terjadi, tetapi semoga saja tidak pernah terjadi” Paparnya.

Kegiatan dilaksanakan selama 2 hari dari tgl 25-26 Agustus 2026, dihari kedua BASARNAS Cirebon Hadir secara langsung guna melatih peserta melakukan peaktek Water rescue, sebuah rangkaian tindakan, teknik, dan keterampilan pertolongan untuk menyelamatkan korban yang menghadapi bahaya atau risiko tenggelam di lingkungan perairan, seperti sungai, danau, banjir, atau laut.

Salah satu Peserta Dede Respati, mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, karena ilmu ilmu yang di dapat dari kegiatan ini dapat menjadi bekal kita dalam menghadapi situasi darurat
(D.Res)

Share It.....