Jaga Stabilitas Fiskal Pascabencana, Pemkab Ende Susun Ulang Strategi PAD

ENDE, WBN — Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, mulai menyusun ulang strategi pengelolaan pendapatan daerah demi menjaga stabilitas fiskal di tengah masa pemulihan pascabencana.

Upaya ini dilakukan melalui rapat koordinasi taktis yang melibatkan pimpinan dan sekretaris dari 14 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa (1/9/2026).

Rapat yang dipimpin oleh Pelaksana Tugas Asisten Urusan Administrasi Umum Setda Ende tersebut berfokus pada evaluasi capaian pajak dan retribusi daerah.

Penyesuaian target dan metode kerja dinilai mendesak mengingat sisa waktu tahun anggaran 2026 hanya tinggal empat bulan. Terdapat lima agenda utama yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut untuk merumuskan langkah taktis di lapangan.

Pertama, pemerintah mengaudit detail realisasi capaian penerimaan dari setiap OPD penghasil guna memetakan pos anggaran yang belum memenuhi target.

Kedua, mengurai kendala teknis operasional yang dihadapi selama ini guna mencari solusi konkret untuk sisa masa anggaran.

Ketiga, merancang strategi penagihan yang adaptif dan humanis selama masa pemulihan darurat pascabencana agar stabilitas keuangan daerah tetap terjaga tanpa membebani ekonomi masyarakat.

Keempat, menyusun dokumen Kertas Kerja Rencana Kerja Tahunan (RKT) yang mencakup mekanisme perencanaan, penetapan, pelaksanaan, hingga monitoring dan evaluasi berkala.

Kelima, mempercepat optimalisasi sumber pendapatan dari aset serta infrastruktur publik yang sudah ada, sekaligus menyiapkan regulasi bagi proyek strategis yang sedang berjalan.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Asisten Urusan Administrasi Umum menekankan pentingnya peningkatan efisiensi pengelolaan aset daerah agar kontribusinya terhadap PAD bisa lebih optimal. Beberapa infrastruktur publik yang menjadi fokus pembenahan manajemen penarikan retribusinya antara lain Kawasan Aepetu Ae Oka,

Destinasi Sao Ria Wisata Mini, Stadion Marilonga, Pusat Kuliner dan Wisata Taman Pantai Kota Raja, serta media informasi digital (videotron) kota. Selain memaksimalkan aset yang sudah beroperasi, tim anggaran pemerintah daerah juga mulai menyusun skema pengelolaan untuk sejumlah infrastruktur yang target pembangunannya selesai pada akhir tahun ini.

Dua di antaranya adalah proyek penataan Taman Kota dan Kolam Renang Daerah.Melalui penyusunan rencana kerja yang terintegrasi dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Ende menargetkan peningkatan kemandirian fiskal secara berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat menjamin keberlangsungan pembangunan publik di tengah tantangan pemulihan pascabencana.

WBN

Share It.....