Dampak Gempa Flores, 10 Persen Siswa SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa Terdampak Berat

BAJAWA, WBN — Gempa tektonik bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026), berdampak signifikan pada sektor pendidikan.

Di SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada, sekitar 10 persen dari total siswa dilaporkan terdampak berat akibat bencana tersebut.

Kepala SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa, Hendrianto Emanuel Ndiwa, menyampaikan bahwa sebagian besar siswa yang terdampak berat mengalami kerusakan parah pada tempat tinggal mereka.

Sebagai bentuk kepedulian, manajemen sekolah bersama para guru sepakat untuk meringankan biaya perlengkapan atau uang sekolah bagi para siswa yang menjadi korban gempa. Langkah ini diambil melalui semangat gotong royong internal sekolah.

“Harapan kami kepada pemerintah, kiranya para pelajar yang terdampak besar mendapatkan perhatian khusus. Baik untuk perbaikan rumah, fasilitas sarana prasarana, maupun dukungan belajar. Pihak sekolah tetap berkomitmen memberikan bantuan bagi mereka,” ujar Hendrianto, (31/8).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun pihak sekolah, tercatat ada 53 siswa yang rumahnya mengalami rusak berat. Kelompok ini didominasi oleh 27 siswa Kelas X, serta 13 siswa dari Kelas XI dan XII.

Sementara itu, untuk kategori rusak sedang tercatat sebanyak 59 siswa. Rinciannya meliputi 10 siswa Kelas XII, 28 siswa Kelas XI, dan 21 siswa Kelas X.

Adapun siswa yang rumahnya mengalami rusak ringan berjumlah 9 orang, terdiri dari 5 siswa Kelas XII, 2 siswa Kelas XI, dan 2 siswa Kelas X.

Data sekolah menunjukkan, para siswa yang terdampak berat mayoritas berasal dari wilayah Mbay (Kabupaten Nagekeo), Riung (Kabupaten Ngada), serta beberapa wilayah lain di Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai.

WBN

Share It.....