ENDE, WBN — Kepedulian terhadap warga terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus mengalir.
Kali ini, jajaran Polres Ende bersama Bhayangkari Cabang Ende menyalurkan bantuan sosial dari Ketua Umum Bhayangkari untuk puluhan anak dari keluarga kurang mampu di Kelurahan Paupanda, Kecamatan Ende Selatan, Jumat (4/9/2026).
Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Kapolres Ende, AKB Yudhi Franata bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende.
Kedatangan rombongan disambut oleh Lurah Paupanda Muhamad Kadir bersama warga di Lingkungan Paupanda Atas, RT 004 RW 002. Sebelum membagikan bantuan, Yudhi menyempatkan diri berdialog dengan anak-anak dan warga sekitar. Kegiatan tersebut diawali dengan yel-yel penyemangat, doa, serta pembacaan puisi bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif dan memotivasi warga.
Kunjungan ini bertujuan merawat tali silaturahmi sekaligus menyalurkan amanah dari Ketua Umum Bhayangkari untuk anak-anak terdampak gempa bumi.
“Hari ini kami beserta pengurus Bhayangkari Cabang Ende hadir di tengah masyarakat untuk menyalurkan bantuan berupa seragam sekolah, sepatu, serta susu. Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas kami kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” kata Kapolres.
Melalui bantuan ini, Polres Ende berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan siswa serta meringankan beban para orangtua. Warga juga diajak bersama-sama berdoa agar masa pemulihan pascabencana berjalan lancar.Intan Putri Tamrin, seorang siswi SMP setempat, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diterima.
“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih kepada Ibu Kapolri dan Ibu Kapolres atas bantuan ini,” ujarnya.
Apresiasi senada disampaikan Ketua RW 002 Lingkungan Paupanda Atas, Yasin Latif. Menurut dia, bantuan ini sangat berarti untuk membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak yang sempat mengalami trauma psikologis akibat gempa.
“Bantuan ini sangat bermanfaat untuk masa depan anak-anak kami, khususnya para pelajar SD, SMP, dan SMA,” kata Yasin.
Secara keseluruhan, terdapat 44 paket bantuan yang diserahkan secara simbolis. Paket bantuan tersebut terdiri dari 33 pasang pakaian sekolah (SMP/SMA), 11 potong pakaian anak, 11 pasang sepatu sekolah, serta 2 dos susu kemasan. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan dukungan moril agar anak-anak kembali ceria dalam menuntut ilmu.
WBN
