NTT, WBN — Bintara Polri Angkatan 17 Tahun 1998–1999 yang tergabung dalam wadah Sepatu Dua Sembilan Sembilan (SDSS) Indonesia menyalurkan bantuan sosial bagi warga terdampak gempa bumi di Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Senin (31/8/2026).
Gempa bermaknitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8/2026) lalu telah menyisakan dampak material dan psikologis yang mendalam bagi masyarakat di kawasan pesisir utara Ngada tersebut.
Sebagai bentuk kepedulian sesama, komunitas alumni bintara ini menggalang donasi secara swadaya untuk membantu meringankan beban para korban. Pada tahap awal, mereka mendistribusikan 20 paket bantuan berupa uang tunai yang diprioritaskan bagi warga dengan kerusakan rumah kategori berat.
Perwakilan SDSS Indonesia, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Abdul Gadir Yusuf, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan masyarakat.
“Jumlahnya mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban warga. Saat ini kami juga sedang mengupayakan penggalangan donasi tahap berikutnya berupa bahan bangunan untuk membantu perbaikan rumah warga yang rusak berat,” ujar Abdul Gadir di Riung.
Aksi kemanusiaan ini disambut baik oleh warga setempat. Alif (42), warga Kelurahan Nangamese yang rumahnya roboh akibat guncangan gempa, mengaku sangat terbantu dengan kepedulian para personel kepolisian tersebut.
“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Anggota Polri Angkatan 17 atas perhatian dan bantuannya. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami yang sedang berusaha bangkit setelah bencana ini,” tutur Alif.
WBN
